Jokowi: Belanja Pertahanan Harus Diubah jadi Investasi Pertahanan

Jokowi: Belanja Pertahanan Harus Diubah jadi Investasi Pertahanan

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana mengadakan pertemuan dengan Menhan Prabowo Subianto. Pertemuan itu membahas industri strategis dalam negeri.

“Belanja pertahanan harus diubah menjadi investasi pertahanan,” ujar Jokowi dalam rapat pimpinan Kemhan-TNI-Polri di Lapangan Bhinneka Tunggal Ika, Jl Medan Merdeka Barat, Kamis (23/1/2020).

“Baru kemarin siang saya bicara dengan Pak Menhan, bagaimana menghidupkan plan ke depan untuk industri strategis kita agar betul-betul semuanya bergerak kemandirian kita dalam membangun ini harus serius kita mulai,” kata Jokowi lagi.

Persoalan industri pertahanan merupakan salah satu tugas Jokowi kepada Kemhan. Jokowi menekankan pentingnya investasi pertahanan.

“Yang saya lihat di negara lain, minimal industri ini harus diberikan yang namanya pesanan, order dalam 15 tahun minimal. Sehingga jangka investasinya menjadi terarah mana yang akan dituju jelas. Tidak bisa lagi setiap tahun kita nggak bisa,” kata Jokowi.

Tahun ini, Kemhan mendapat anggaran Rp 127 triliun. Jokowi meminta Prabowo membelanjakan dengan hati-hati.

“Tapi yakin Pak Menhan ini kalau urusan anggaran detail, berkali-kali dengan saya hampir hapal di luar kepala. Ini pak di sini pak, sudah juga saya merasa aman untuk urusan Rp 127 T ini,” ujar Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi juga sempat angkat bicara soal terkait kunjungan kerja Prabowo ke luar negeri. Jokowi menyebut Prabowo melakukan diplomasi pertahanan.

“Jadi kalau ada yang mempertanyakan, Pak Menhan pergi ke sebuah negara, pergi ke sebuah negara, pergi ke sebuah negara, itu adalah dalam rangka diplomasi pertahanan, bukan sekadar lain-lain,” ujar Jokowi. (Jo)