Joe Biden Hadiahkan Vladimir Putin Kacamata Aviator

Joe Biden Hadiahkan Vladimir Putin Kacamata Aviator
Joe Biden dan Putin

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Presiden Joe Biden memberi hadiah kepada Presiden Vladimir Putin sepasang kacamata hitam Aviator produksi Randolph USA, selama pertemuan puncak mereka di Jenewa pada Rabu, menurut pejabat Gedung Putih.

Kacamata itu dibuat oleh perusahaan Amerika Serikat yang juga menyediakan kacamata untuk militer AS dan pasukan sekutu NATO.

Perusahaan yang membuat kacamata, Randolph USA, memproduksi seri Aviator-nya di Massachusetts, kata pejabat itu. Pada tahun 1978, perusahaan bergabung dengan militer AS untuk memproduksi HGU-4/P Aviator, yang dirancang untuk pilot pesawat tempur.

Joe Biden juga memberi Presiden Rusia patung kristal bison Amerika, mamalia nasional AS, yang dibuat oleh Steuben Glass dari New York, menurut pejabat Gedung Putih, dikutip dari CNN, 17 Juni 2021.

Patung kristal bison Amerika mewakili kekuatan, persatuan dan ketahanan, kata pejabat itu. Bison Amerika telah menjadi mamalia nasional AS sejak 2016, ketika Presiden Barack Obama menandatangani Undang-Undang Warisan Bison Nasional menjadi undang-undang.

Menurut pejabat Gedung Putih, patung itu memiliki dasar kayu ceri untuk melambangkan mantan Presiden AS George Washington, serta plakat prasasti yang diukir khusus untuk memperingati pertemuan antara kedua pemimpin.

Presiden AS Joe Biden berjabat tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat pertemuan bilateral AS-Rusia di Villa La Grange di Jenewa, Swiss, 16 Juni 2021. REUTERS/Denis Balibouse/Pool

Hadiah kacamata Aviator yang memiliki hubungan dengan NATO adalah simbolis, dan datang setelah pertemuan puncak aliansi NATO di Brussels yang dihadiri Biden. Selama KTT itu, Biden menegaskan kembali komitmen AS terhadap aliansi militer dan mendesak sekutu barat untuk lebih menyelaraskan diri melawan Rusia dan Cina.

Setelah pertemuan puncak mereka di Jenewa, Joe Biden mengatakan selama konferensi pers bahwa dia fokus pada hak asasi manusia dan mengupayakan hubungan yang stabil dengan Rusia selama pembicaraan mereka. Biden menekankan fokusnya pada hak asasi manusia selama pertemuan itu.

Sebelumnya, Vladimir Putin mengatakan pada konferensi pers terpisah bahwa dia tidak melihat adanya permusuhan antara kedua pemimpin. KTT Joe Biden dan Vladimir Putin berakhir dengan kesepakatan sederhana untuk mengembalikan duta besar masing-masing ke negara dinas mereka.