Nasional

Jenderal Iriawan Dinilai Pertaruhkan Sumpah Jabatan

JAKARTA, SENAYANPOST.com — Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Komjen Polisi Mochamad Iriawan yang diangkat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, dinilai terlalu mempertaruhkan kehormatan dan sumpah jabatannya bila bermain-main dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Saya kira seorang jendral Iriawan terlalu mempertaruhkan kehormatan dan segalanya, termasuk sumpahnya, kalau bermain-main dengan kejujuran dan keadilan dalam demokrasi,” kata Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/6/2018).

Presiden ke-6 RI itu mengaku mengenal sosok Iriawan, yang juga bekas Kapolda Jawa Barat. SBY pun mengajak masyarakat untuk memantau kinerja Iriawan menjelang pemungutan suara pada 27 Juni mendatang. Namun, ia berharap Iriawan netral.

“Kalau dikhawatirkan bisa-bisa tidak netral, ya kita lihat saja, mudah-mudahan beliau netral, mudah-mudahan,” ujarnya.

Pengangkatan mantan Kapolda Metro Jaya oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sebagai Pj Gubernur Jawa Barat mendapat kritik sejumlah pihak, di antaranya dari elit partai politik, yakni Partai Demokrat, Gerindra, PKS, hingga PAN.

Pengangkatan Iriawan dinilai melanggar sejumlah aturan di antaranya, Undang-Undang (UU) Aparatur Sipil Negara, UU Kepolisian dan UU Pemilihan Kepala Daerah. Untuk UU Kepolisian, dugaan pelanggaran muncul karena status Iriawan saat ini masih aktif sebagai anggota kepolisian. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close