Nasional

Jauhkan Berita Hoax dan Ujaran Kebencian

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Praktisi komunikasi massa Arief Reza Pahlevi mengajak mahasiswa Universitas Indonesia (UI) agar menjauhkan diri dari berita hoax dan ujaran kebencian.

“Jika kita melanggar, pasti akan kena pasal dan akan berhadapan dengan hukum,” kata Arif Reza Pahlevi, pada diskusi Smart Public Relation in Industry 4.0 di Fakultas Vokasi UI, Depok, Jumat (9/11/2018).

Reza menambahkan, sebagai generasi muda kita harus lebih bijak dalam menggunakan channel komunikasi.

Sebab jika kita salah menggunakan akan membuat sulit diri kita khususnya dalam mencari kerja.

Sekali kita berurusan dengan polisi, lanjut Reza, akan ada jejak digital yang tidak terhapus. Dan nantinya jejak digital ini bisa diketahui kementerian, lembaga negara atau bahkan perusahaan swasta dengan menggunakan data di Dirje Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri.

“Tentu perusahaan tidak akan mau mempekerjakan orang yang memiliki catatan buruk,” katanya.

Karena itu, lanjut Arief Reza Pahlevi yang juga menjabat sebagai Head Corporate Communication FIFGROUP ini, sebagai salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia pihaknya mengajak generasi muda untuk selalu memberikan kontribusi positif bagi bangsa Indonesia.

Pembicara lain dalam diskusi ini adalah Kepala Bidang Kerjasama Strategis Badan Pengurus Pusat PERHUMAS, Benny S Butarbutar. Dan Devie Rahmawati, Head Communication Studies Program Vokasi UI. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close