Jaringan Kyai Santri Nasional Targetkan 70 Persen Suara Jokowi-Ma’ruf Amin di Jabar

Jaringan Kyai Santri Nasional Targetkan 70 Persen Suara Jokowi-Ma’ruf Amin di Jabar

BANDUNG, SENAYANPOST.com – Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) menaruh target untuk memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Jawa Barat.

“Dengan jaringan yang kuat, dari jumlah pemilih (DPT) di Jawa Barat sekitar 31 juta , mungkin target kami meraih 70 persen suara untuk pasangan pak Jokowi dan Ma’ruf Amin,” kata Ketua JKSN Jawa Barat Ela Giri Komala saat ditemui di Deklarasi Pengukuhan JKSN Jawa Barat di Rumah Makan Cibiuk, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (6/11/2018).

Lebih lanjut, Ela menambahkan, strategi pemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Jawa Barat bakal dilakukan secara door to door dengan menyasar masyarakat di tingkat RT RW.

“Kami sudah punya jaringan organisasi di provinsi, kemudian dikembangkan di kabupaten kota, kecamatan, kelurahan, ranting, hingga ke tingkat RT/RW. Kami langsung terjun ke lapangan. Seperti ke majelis taklim yang jumlahnya mencapai 20 ribu di Jabar. Kemudian jaringan guru-guru dari Perguruan NU (Pergunu),” ungkapnya.

Selain itu, Ela optimistis kaum nahdliyin dari pesantren-pesantren di Jawa Barat bakal memberikan suara penuh untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Kalau pesantren kebanyakan adalah kaum nahdliyin. Jadi otomatis kaum nahdliyin sudah punya tanggungjawab secara moral, pribadinya masing-masing, untuk memenangkan pasangan Jokowi- Ma’ruf Amin,” ungkapnya.

Ela mengatakan, rencananya JKSN Jawa Barat akan melakukan deklarasi akbar di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) pada tanggal 15 November 2018 mendatang. Dalam kegiatan tersebut rencananya bakal dihadiri oleh Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Dewan Pengarah JKSN Khofifah Indar Parawansa dan Ketua Tim Pemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, Erik Thohir.

“Akan dikerahkan massa se-Jawa Barat Insya Allah sampai 10 ribu orang,” tandasnya.

Di tempat yang sama, ketua JKSN Pusat, Rozikin mengimbau agar upaya pemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin tidak dicederai oleh sosialisasi yang menggunakan cara-cara kurang baik.

“Kegiatan kyai santri ini jangan sampai menggunakan cara-cara tidak baik. Terutama untuk mengajak jamaiah atau masyarakat agar menggunakan kata-kata yang kembut, baik dan ajakan berisi. Sehingga, masyarakat yang diajak mengerti dan paham,” ujarnya.

Rozikin menjelaskan, imbauan menyebarkan pesan-pesan kebaikan tersebut juga ditujukan kepada seluruh pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin tanpa memandang kelompok mana pun.

“Kami tidak akan menggunakan cara-cara yang hoaks, fitnah. Itu akan kami hindari. Sehingga dengan cara-cara yang baik ini Insya Allah masyarakat melalui jaringannya emak-emak berkualitas bisa mengajak kaum muda, milenial, untuk memilik Jokowi-Ma’ruf Amin,” bebernya.