Jaringan Amar Ma’ruf Siap Menangkan Jokowi-Ma’ruf

Jaringan Amar Ma’ruf Siap Menangkan Jokowi-Ma’ruf

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Para relawan yang siap memenangkan pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin terus bermunculan, termasuk di Jawa Tengah dengan terbentuknya Jaringan Amar Ma’ruf.

Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menyaksikan deklarasi terbentuknya relawan Jaringan Amar Ma’ruf di Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam, Tegalrejo, Secang, Magelang, Jawa Tengah, Senin (10/9/2018) malam.

Dikutip dari Antara, Para relawan menyatakan tekad mewujudkan pemilu dan pemilihan presiden mendatang yang aman dan damai. Relawan berkomitmen menghindari fitnah dan adu domba yang dapat memecah belah NKRI.

Mereka menyatakan siap memenangkan calon yang berlatar belakang santri, namun tidak disebut calon yang dimaksud.

Muhaimin Iskandar usai deklarasi menegaskan, relawan ini akan bekerja untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Jaringan relawan yang diinisiasi oleh tokoh PKB Jazilul Fawaid ini akan dibentuk di berbagai daerah di Indonesia.

Dia meyakini jaringan relawan ini akan mampu mewujudkan target memenangkan Jokowi-Mar’ruf Amin. Hal itu karena relawan ini berlatar belakang pesantren dan NU.

Sedangkan, Ma’ruf Amin adalah tokoh NU dan dilahirkan oleh pesantren. Keberadaan relawan ini akan menjaga suara kalangan NU dan pesantren untuk Jokowi-Ma’ruf Amin.

Muhaimim yang juga Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar menyambut Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah di Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam Tegalrejo, Secang, Magelang, Jawa Tengah.

Muhaimin mengunjungi dua tempat pendidikan yang dikelola Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam Tegalrejo. Yakni SMA/SMK Subhanul Wathan dan Pesantren Asrama Perguruan Islam.

Lembaga pendidikan Islam ini dipimoin KH Yusuf Khudori. Muhaimin iskandar mengajak siswa SMA/SMK untuk mengisi tahun baru dengan kegiatan yang berguna bagi masa depan.

“Perubahan begitu drastis dan penuh dengan kejutan-kejutan,” katanya.

Dia mengatakan, semua sisi kehidupan kini sedang berubah.

“Semua di luar dugaan dan tidak pernah membayangkan sebelumnya, ” katanya.

Cak Imin, sapaan akrabnya, mengemukakan semua akan terus berkembang. Teknologi dan informasi melahirkan media sosial yang pada saat yang sama kecepatannya dengan di kota besar.

“Karena perkembangan teknologi dan informasi yang pesat mengubah semua paradigma lama. Kalau dulu mau masuk koran susah, sekarang media cetak justru bergantung pada info dari medsos,” katanya.