Hukum

Jadi Guru Besar STIK, Yasonna: Internet Ibarat Pisau Bermata Dua

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dikukuhkan sebagai guru besar Ilmu Kriminologi di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian(STIK), Jakarta, Selasa (11/9/2019).

Pada saat pengukuhan itu, Yasonna menekankan penggunaan dunia maya untuk kepentingan kemanusiaan. Ia mengandaikan, internet seperti pisau bermata dua.

“Kita lihat revolusi industri generasi keempat dengan internet, dengan big data, kemudian 3D printing dan lain-lain, itu bisa bermata dua. Bisa digunakan untuk kepentingan baik bisa untuk jahat,” kata Yasonna, di gedung STIK, Jakarta Selatan.

Yasonna menjelaskan fenomena itu harus lebih bisa diteliti dan dijelaskan kepada masyarakat demi kepentingan perkembangan demokrasi.

Hal ini kata dia harus dilakukan demi menghindari dampak negatif yang bisa disebabkan oleh penggunaan internet.

“Jadi mudah-mudahan apa yang saya lakukan ini interest saya di dalam cyber crime, bagian kecilnya termasuk cyber bullying, cyber victimization, dalam melihat fenomena media sosial bagi perkembangan demokrasi,” ujar dia.

Ia pun mendorong agar negara dan masyarakat bisa belajar tidak hanya dari Indonesia tapi dari negara lain. Ia pun berharap masyarakat bisa mempersiapkan diri menuju revolusi industri 5.0.

“Kita harapkan kalo sudah masuk human center pada revolusi industri 5.0. Kita mau jelang itu, penggunaan teknologi sudah mengarah kepada kepentingan manusia,” jelasnya. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close