Jadi Bond Girl di No Time to Die, Ana De Armas Sempat Ragu

Jadi Bond Girl di No Time to Die, Ana De Armas Sempat Ragu

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Tokoh cewek Bond, Paloma dalam No Time to Die akan diperankan oleh bintang Knives Out, Ana De Armas. Tetapi dia mengaku sempat ragu dengan tawaran tersebut karena menyadari ekspektasi yang tinggi dari penonton terhadap cewek Bond.

Namun, ketakutan itu perlahan menghilang ketika tim produksi benar-benar menginginkannya memerankan karakter Paloma.

“Cewek Bond telah digambarkan sejak bertahun-tahun lalu dan mengaitkannya dengan semacam standar kecantikan di atas normal,” kata Ana de Armas, Rabu (15/4/2020).

“Itu hal yang sepertinya tak cocok dengan saya. Tapi saya terkejut ketika sutradara menghubungi saya dan mengatakan mereka ingin saya memerankan karakter tersebut,” cerita Ana de Armas.

Ketika karakter Paloma mulai dibentuk, De Armas sadar ingin mencoba jadi gadis Bond yang menghindari stigma klasik seperti jahat, perlu diselamatkan, atau mati jelang akhir film.

“Saya perlu membaca naskah tersebut dan itu memerlukan waktu. Tapi mereka (tim produksi) mengirimkan saya satu adegan. Itu penting karena saya ingin memberikan yang baru ke dalam cerita,” tuturnya seperti dilansir Cinema Blend.

No Time to Die seharusnya sudah tayang di beberapa negara saat ini. Namun, wabah virus corona membuat film ke-25 James Bond tersebut terpaksa diundur ke 25 November.

Oleh sebab itu, Ana De Armas berharap penggemar bisa menantikan untuk melihat kehadirannya dalam No Time to Die.

Sebelumnya, Ana de Armas memerankan imigran Latin yang bekerja sebagai suster penjaga dalam Knives Out. Peran tersebut mendapatkan pujian dari kritikus.

Hal itu terbukti dengan namanya masuk nominasi Aktris Terbaik Golden Globe Award (Komedi/Musikal). Ia juga memenangkan National Board of Review Award for Best Cast.

Dalam No Time to Die, ia akan reuni dengan Daniel Craig. Ana de Armas akan menjadi agen CIA yang membantu James Bond. (WS)