Lintas Daerah

Jabar Makin Padat , Pemprov Harus Buat Raperda RP3KP

BANDUNG, SENAYANPOST.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan bisa segera melahirkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pengembangan dan Pembangunan Perumahan dan Kawasan Permukiman Perkotaan (RP3KP).

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP Perda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar, Habib Syarief Muhamad, mengatakan Raperda ini disambut dengan baik karena merupakan suatu kebutuhan yang mendesak mengingat Jabar termasuk provinsi yang padat penduduknya.

“Ini artinya ke depan perumahan akan menjadi problem tersendiri,” kata Syarief di Bandung, Jum’at (15/3/2019).

DPRD Jabar, katanya, turut ikut serta dalam sosialisai RP3KP Jabar di Kabupaten Cirebon beberapa waktu lalu. Dan menurutnya masalah perumahan juga pemukiman ini tidak bisa dianggap sederhana karena banyak aspek yang harus diperhatikan.

“Kami memberikan masukan, pertama ke depan masyarakat Jawa Barat kita harapkan semuanya bisa memiliki rumah yang layak huni kemudian secara bertahap daerah-daerah yang termasuk ke dalam pemukiman kumuh bisa berkurang” papar Syarief.

“Pemukiman ini secara logika pasti akan mengambil alih daerah-daerah yang produktif sehingga perlu ada kompensasi atau pengganti dari tanah yang sementara ini digunakan untuk pemukiman,” tambahnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan segera melakukan pengujian terkait Raperda tersebut dan segera membentuk pansus.

“Kita akan memberikan rekomendasi agar segera dibentuk pansus. Kita berharap mudah-mudahan sebelum pemilu, atau tidak dengan alokasi waktu yang tidak memungkinkan kita akan alokasikan sesudah pemilu mudah-mudahan kita bisa tuntaskan pada semester satu ini.

Lebih lanjut ia berharap, dengan hadirnya raperda ini dapat menjadi solusi penataan pembangunan pemukiman dan perumahan di Jawa Barat.

“Harapannya dengan Raperda ini ada suatu regulasi bagaimana perumahan di Jawa Barat bisa tertata dengan baik, tidak carut marut, dan lebih memperhatikan keberlangsungan ekosistem,” kata dia. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close