Lintas Daerah

Jabar Dahulukan Buka Rumah Ibadah, Industri dan Kantor

BANDUNG, SENAYANPOST.com — Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Emil) menegaskan pemberlakuan new normal akan diprioritaskan pada pembukaan tempat ibadah, industri dan disusul perkantoran.

“Kami dengan para kepala daerah bersepakat setiap satu pekan akan melakukan evaluasi pelaksanaan PSBB dan penerapan new normal guna menentukan kegiatan ekonomi dan masyarakat apalagi yang boleh dibuka,” kata Emil, di Bandung, Jumat (29/5/2020).

Untuk tahap pertama, tambah Emil, pihaknya mengizinkan pembukaan tempat ibadah namun dengan syarat membatasi kapasitas, penerapan protocol kesehatan.

Pembukaan rumah ibadah, tambahnya, sudah berdasarkan hasil kajian dari ilmuwan yang menjadi sandaran pihaknya, dimana untuk kapasitas rumah ibadah di zona biru bisa mencapai 50 persen dan zona kuning 30 persen dari jumlah maksimum.

“Di new normal berikutnya ada ekonomi, yang didahulukan adalah risiko kecil tapi impact ekonominya besar,” katanya.

Ia menambahkan, hasil kajian menyebutkan risiko kecil tapi impact ekonominya besar itu adalah industri, jadi tahap satu adalah industri dan perkantoran. Ini akan lebih terkontrol.

Sementara untuk industri tetap beroperasi dengan pengurangan jam kerja dan pengaturan shift. Kemudian jumlah pekerja yang masuk tetap 75 persen dari kapasitas gedung tidak boleh melebihi sementara untuk zona kuning pekerja yang masuk dibatasi 50 persen dari kapasitas gedung.

Untuk sekolah, pihaknya menyepakati seluruh zona biru dan kuning tetap memberlakukan belajar di rumah atau melakukan aktivitas belajar online.

Berikut Daftar 12 Daerah Zona Kuning di Jawa Barat: Kabupaten Bandung, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang dan Kabupaten Sukabumi, Kota Bandung dan Kota Depok. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close