Film

Iwan Fals: Film G30S/PKI Perlu Dibuat Versi Baru

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Musisi Iwan Fals memandang bahwa perlu dibuat versi baru film ‘Pengkhianatan G30S’ (1984). Pernyataan itu ia sampaikan melalui cuitannya di Twitter dengan nama akun @iwanfals pada Minggu (30/9) malam.

Respons Iwan terhadap film ‘Pengkhianatan G30S/PKI’ bermula dari kicuan yang memuat berita di salah satu media daring (dalam jaringan).

Berita itu mengenai Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan jajarannya yang melaksanakan upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Oktober.

“Bukan soal merayakan ‘Hari Kesaktian Pancasila’ saja, tapi bagaimana kita mengamalkannya menjadi tinglah laku sehari-hari, itulah yang jadi PR bersama kedepannya. Selamat,” tulis Iwan.

Iwan melanjutkan, “dan soal Film G30S PKI itu kayaknya perlu dibikin versi barunya tuh… dengan sutradara dan teknologi film yang lebih canggih lagi.”

Tak cuma berkomentar soal film ‘Pengkhianatan G30S/PKI’ versi baru, musisi berusia 57 tahun itu juga berkelakar dengan bertanya peran dalam film yang cocok ia perankan.

“Kalau saya main pasnya jadi siapa ya,” tulis Iwan.

Iwan juga mengatakan bahwa ia menonton film ‘Pengkhianatan G30S/PKI’ di stasiun televisi swasta Minggu (30/9) kemarin. Ia berkomentar film itu tersendat dan terpotong iklan.

Film ‘Pengkhianatan G30S/PKI’ yang berdurasi empat setengah jam itu ditulis dan disutradarai oleh Arifin C. Noer.

Pada rezim Orde Baru, film ‘Pengkhianatan G30S’ selalu diputar melalui Televisi Republik Indonesia (TVRI).

Film ‘Pengkhianatan G30S/PKI’ absen pada layar kaca sejak Soeharto lengser, namun dua tahun belakangan salah satu stasiun televisi swasta kembali memutar film tersebut.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close