Politik

Iriawan Penjabat Gubernur Jabar, Golkar Tak Setuju Angket DPR

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Komisi II DPR RI menilai, pengangkatan Komjen Pol M Iriawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat sudah sesuai dengan undang-undang.

Tidak ada masalah dengan penunjukan Iriawan sebagai pj gubernur karena yang bersangkutan sudah tidak menjabat lingkungan Polri.

“Saya kira tidak ada masalah karena sekarang ini Pak Iriawan sudah menjabat sebagai Sestama di Lemhanas,” kata Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali, di Jakarta, Selasa (19/6/2018).

Jadi, lanjut Zainudin Amali, sudah sesuai dengan UU, beliau tidak menjabat lagi di lingkungan Polri.

Dia mencontohkan, pada pilkada 2017 lalu, perwira tinggi Polri Carlo Tewu juga sudah menjabat eselon I di Kemenkopolhukkam saat menjadi penjabat gubernur Sulawesi Barat.

Lebih lanjut Amali tidak sepakat dengan usulan penggunaan hak angket yang disuarakan oleh Partai Demokrat.

Menurut Amali, hak angket yang dimiliki DPR itu cukup sakral. Karena itu, Amali berpendapat banyak cara yang bisa digunakan sebelum sampai pada penggunaan hak angket.

“Jangan sedikit-sedikit angket. Kalaupun ada fraksi yang mau mengusulkan penggunaan hak angket itu, saya yakin tidak akan lolos untuk jadi pansus,” ungkap legislator Partai Golkar ini. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close