Iran Diguncang Gempa Dua Hari, 300 Orang Terluka

Iran Diguncang Gempa Dua Hari, 300 Orang Terluka

TEHERAN, SENAYANPOST.com – Lebih dari 300 orang dilaporkan luka-luka akibat gempa bumi yang mengguncang Iran selam dua hari terakhir. Terhitung empat kali gempa menggoyang Iran.

Dilaporkan media-media Iran, seperti dilansir Reuters, Senin (23/7/2018), sedikitnya 25 orang mengalami luka-luka akibat gempa bumi berkekuatan 5,8 Skala Richter (SR) yang mengguncang Iran bagian tenggara pada Senin (23/7) waktu setempat

Sedangkan sedikitnya 287 orang mengalami luka-luka akibat gempa bumi 5,9 SR yang mengguncang Iran bagian barat pada Minggu (22/7) waktu setempat.

“Hingga saat ini, 25 orang dilaporkan mengalami luka-luka saat berusaha menyelamatkan diri ketika gempa bumi terjadi, dan mereka dibawa ke rumah sakit di kota Kerman,” tutur Kepala Badan Penanggulangan Krisis Provinsi Kerman, Majid Saeedi, kepada kantor berita Tasnim.

Juru bicara Bulan Sabit Merah untuk Provinsi Kerman, Hadi Soltani, menyatakan tim penyelamat telah dikerahkan ke 40 desa yang terdampak gempa.

Baca Juga

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat gempa bumi yang mengguncang Kerman berkekuatan 5,5 SR. Pusat gempa ada di lokasi berjarak 37 kilometer sebelah timur Kerman City. USGS menyebut pusat gempa sangat dangkal, yakni pada kedalaman 10 kilometer.

Gempa yang mengguncang Kerman pada Senin (23/7) ini merupakan gempa keempat dalam dua hari terakhir. Pada Minggu (22/7) waktu setempat, gempa berkekuatan 5,9 SR mengguncang Iran bagian barat, tepatnya di Provinsi Kermanshah. Gempa bumi itu melukai sedikitnya 287 orang.

Otoritas Kermanshah menyebut kebanyakan korban luka telah meninggalkan rumah sakit usai mendapat perawatan medis dan hanya 8 orang yang masih dirawat di rumah sakit.

Beberapa jam sebelumnya, masih pada Minggu (22/7) waktu setempat, dua gempa berkekuatan 4,7 SR dan 5,7 SR mengguncang Provinsi Hormozgan di selatan Iran. Dua gempa kecil itu memicu kerusakan pada sejumlah gedung setempat, namun tidak memicu korban jiwa.

“Laporan mengindikasikan sejumlah tembok ambruk, namun tidak ada laporan kerusakan besar,” sebut Kepala Tim Bulan Sabit Merah Iran, Morteza Salimi kepada IRNA. (WW)