Internasional

Ini Sosok Ake, Pelatih Sepakbola yang Terjebak di Gua Thailand

BANGKOK, SENAYANPOST.com – Tim sepakbola remaja Thailand, Wild Boars tiba-tiba membetot perhatian dunia. Bukan karena aksinya di lapangan bola, mereka, 12 remaja dan pelatihnya bernasib nahas karena terjebak di gua Tham Luang, pada 23 Juni lalu.

Tak diketahui pasti apa alasan tim sepakbola ini masuk ke gua Tham Luang, yang diketahui memiliki jalur dalam tanah terlarang dan berpotensi tergenang saat banjir.

Makanya, pelatih Wild Boars, Ekkapol Ake Chantawong (25) disorot karena dituding membawa anak asuhnya masuk ke gua dan berujung petaka, terperangkap selama 17 hari di dalam gua.

Dilansir CNN, Selasa (10/7/2018), Ake diketahui merupakan mantan biksu dan seorang relawan. Ake tidak memiliki saudara kandung karena adiknya meninggal pada usia sangat muda. Ake juga telah yatim piatu sejak kecil dan hanya punya sepupu serta seorang nenek.

“Ibunya meninggal saat di masih sangat, sangat muda dan ayahnya juga wafat saat dia baru 10 tahun,” ucap sepupu perempuan Ake, Thamma Kantawong.

Layaknya anak yatim piatu lain, Ake lalu pergi dari rumahnya di Mae Sai ke kuil di Lum Phun untuk mengabdikan diri sebagai biksu. Kantawong melanjutkan, saat berusia 20-an Ake memutuskan pulang dan tidak lagi menjadi biksu. Namun, dia tetap menjaga hubungan spiritual dengan berkunjung rutin ke sejumlah kuil, bahkan menjadi relawan dalam beberapa renovasi kuil.

Thamma tidak terima dengan kritik sepihak orang-orang yang dianggapnya tak mengenal Ake. Wanita itu bahkan memuji Ake yang rela menahan lapar selama hari-hari pertama terjebak di gua.

Menurutnya, Ake mendahulukan anak-anak di tim Wild Boars junior makan lebih dulu untuk bertahan hidup, hingga akhirnya mereka ditemukan tim penyelam pada hari ke-9. Saat itu posisi mereka di dalam langkan, dikelilingi banjir, 4 kilometer di kedalaman jaringan gua.

Kantawong juga berkata, para orang tua mempercayakan anaknya dilatih oleh Ake, bahkan sesekali menemani Ake pergi. Walau kenyataannya Ake tak mendapat gaji sepadan dari pekerjaannya.

“Motivasinya bukan uang. Dia melakukannya karena mencintai sepak bola dan anak-anak,” tutur Kantawong.

Wanita ini memang tidak tahu pasti alasan Ake beserta timnya masuk ke gua. Dia menduga, bisa saja tujuan mereka berteduh. Namun, tak dapat dipungkiri adanya pihak tertentu yang bakal mencari-cari pihak yang bisa disalahkan. Dalam hal ini, Kantawong hanya berharap Ake bisa diterima kembali.

“Kurasa orang asing, bahkan Thailand sendiri cukup ramah untuk menerima dia kembali. Dia benar-benar lelaki yang baik,” ucapnya.

Informasi soal sosok Ake, juga diperoleh dari Jay, seorang mantan biksu yang kini menekuni seni. Dia kerap melihat Ake bersepeda menuju lembah bersama anak-anak dalam tim tersebut. Ake juga disebutnya sebagai pria baik yang banyak membantu warga.

Tim sepakbola Wild Boars terjebak dalam gua sejak 23 Juni 2018 saat menjelajah gua tersebut. Pada Selasa (10/7) ketiga belas orang tersebut berhasil diselamatkan dengan mengerahkan bantuan dari banyak pihak, termasuk dunia internasional. (WW)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close