Ekonomi

Ini Alasan Jokowi Ketuai Komite Nasional Keuangan Syariah

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Presiden Joko Widodo mengakui selama beberapa bulan ini memimpin Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) memang tidak mudah karena banyak hal yang harus diluruskan. Karena itulah, dirinya memilih mengetuai langsung KNKS, bukan oleh menteri-menterinya seperti di negara lain.

“Saya ingin tahu tantangannya di mana, problemnya di mana, saya ingin tahu, ya udah saya ketuai sendiri,” kata Presiden Jokowi saat silaturahim dengan para kiai dan habib se-Jadetabek di Istana Negara Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Ia juga mengungkapkan alasan mendasar memimpin sendiri KNKS yaitu karena Indoensia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, namun pangsa ekonomi syariah baru lima persen.

“Malaysia sudah 23 persen, Arab Saudi 51 persen, Uni Emirat Arab 19 persen, kita baru lima persen,” katanya.

Presiden Jokowi juga menyebutkan Indonesia merupakan pasar yang besar bagi perkembangan ekonomi syariah.

“Kita kalah dengan Korea, Inggris dan Prancis. Ini ada sesuatu yang harus kita benahi dan perbaiki,” katanya di hadapan ratusan kiai dan habib.

Ia menyebutkan jumlah penduduk Indonesia mencapai 260 juta, sekitar 87 persen di antaranya muslim, sementara pasar keuangan syariah dan ekonomi syariah di Indonesia baru lima persen.

Pemerintah membentuk Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) melalui Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2016 tentang Komite Nasional Keuangan Syariah. (JS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close