Politik

Ini Alasan Demokrat Belum Tentukan Sikap soal Wacana Pansus Pemilu 2019

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Anggota Fraksi Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan fraksinya hingga saat ini belum memberikan arahan untuk menyikapi wacana pembentukan panitia khusus (pansus) untuk mengevaluasi seluruh proses penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

“Sampai saat ini saya juga belum ada arahan dari fraksi terkait dengan apakah mendorong dibentuknya pansus atau kami tetap akan mendalami dulu di Komisi II DPR,” kata Herman, kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (9/5/2019).

Wakil Ketua Komisi II DPR itu menambahkan, pansus memang dapat digunakan untuk melakukan pendalaman terkait seluruh proses penyelenggaraan Pemilu 2019. Pansus akan diisi oleh anggota dari lintas komisi di DPR dan institusi.

]ads2]

Namun, tambahnya, pihaknya di Komisi II DPR sedang mendalami seluruh proses penyelenggaraan Pemilu 2019 dahulu saat ini, terutama terkait peristiwa meninggalnya ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di berbagai daerah di Indonesia.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga telah mengagendakan rapat dengar pendapat bersama KPU, Bawaslu, kepolisian, kejaksaan, dan DKPP terkait dengan evaluasi menyeluruh hasil Pemilu 2019 pada 23 Mei mendatang.

Menurut Herman, hasil pembahasan akan menjadi bahan pertimbangan bagi Demokrat menyikapi wacana pembentukan pansus terkait Pemilu 2019.

“Tentu saya sebagai pimpinan Komisi II DPR yang berasal dari Demokrat akan berkonsultasi dengan ketua fraksi. Arah kebijakan tentu menjadi arah kebijakan fraksi,” ujar Herman.

Koalisi Pemerintah Menolak

Terpisah, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (Sekjen PPP) Arsul Sani mengatakan enam fraksi yang tergabung dalam koalisi pemerintah menolak rencana pembentukan pansus terkait Pemilu 2019.

Menurutnya, pihaknya ingin melihat dan mengikuti lebih dahulu seluruh rangkaian atau tahapan pemilu hingga ke Mahkamah Konstitusi bila terdapat pihak yang tidak menerima hasil yang ditetapkan KPU dan ingin menyengketakannya kelak.

“Kalau kami fraksi-fraksi di koalisi pemerintahan, ada enam, akan menolak,” ujar Arsul.

Menurutnya, langkah membentuk pansus terkait Pemilu belum tepat dilakukan saat ini. Pasalnya, ‘pekerjaan rumah’ DPR periode 2014-2019 masih banyak yang belum tuntas juga hingga saat ini. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close