Internasional

Ingin Hentikan Bunyi Tetesan Air? Simak Penemuan Ilmuwan Cambridge Ini

LONDON, SENAYANPOST.com – Sekelompok peneliti dari University of Cambridge di Inggris menemukan cara menghentikan bunyi yang sangat mengganggu itu. Ternyata, aranya mudah dan sederhana.

Peneliti menemukan dengan tepat bagaimana setetes air yang jatuh ke dalam wadah berisi cairan menghasilkan bunyi yang bisa sangat mengganggu.

Menurut para ilmuwan, bunyi itu bukan berasal dari jatuhnya cairan di atas cairan.

“Karena jika terjadi benturan antara air, tidak terjadi bunyi,” kata para peneliti.

Sumber kebisingan itu terjadi karena ada gelembung udara kecil yang terbentuk di bagian bawah air. Gelembung yang terperangkap itu kemudian “memaksa air berosilasi” dan mendorong gelombang suara ke udara.

“Dengan menggunakan kamera berkecepatan tinggi dan mikrofon dengan sensitivitas tinggi, kami untuk pertama kalinya dapat secara langsung mengamati osilasi gelembung udara, yang menunjukkan bahwa gelembung udara adalah pendorong utama terjadinya bunyian di bawah air yang kemudian terdengar”, kata mahasiswa PhD Sam Phillips, salah satu penulis studi itu.

Tulisannya dirilis di situs internet University of Cambridge pada hari Jumat (22/6).

Universitas juga menerbitkan video di YouTube berdasarkan penelitian itu.

Peneliti utama Anurag Agarwal dari Departemen Teknik Cambridge mengatakan, dia memutuskan untuk meneliti masalah ini karena pengalaman pribadi.

Ketika mengunjungi seorang teman yang mengalami kebocoran kecil di atap rumahnya, dia mengaku tidurnya terganggu karena bunyi tetesan air itu. Agarwal bekerja di bidang akustik dan aerodinamika aerospace, peralatan rumah tangga dan aplikasi biomedis.

“Saya terus terbangun oleh bunyi air yang jatuh ke ember, yang ditempatkan di bawah kebocoran itu. Lalu saya mulai memikirkan masalah ini,” katanya.

Para peneliti lalu menemukan cara mudah untuk membungkam bunyi itu. Yaitu dengan menambahkan beberapa tetes cairan sabun cuci piring ke wadah airnya. Cairan sabun cuci piring mengubah tegangan permukaan air dan menghilangkan bunyi tetesan air.

Temuan itu juga dipublikasikan di majalah Scientific Reports.

Para ilmuwan mengatakan, mereka memang termotivasi oleh rasa ingin tahu, tetapi penemuan mereka juga dapat digunakan untuk mengukur curah hujan, atau meningkatkan suara tetesan air, misalnya untuk garapan film dan permainan video. (WW)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close