Internasional

India Tolak Bantuan Banjir Rp1,4 Triliun dari UAE

NEW DELHI, SENAYANPOST.com – Pemerintah India menolak tawaran bantuan USD100 juta atau sekitar Rp1,4 triliun dari Uni Emirat Arab (UAE). Bantuan itu ditujukan untuk mengatasi dampak banjir yang menerjang negara bagian Kerala, yang sudah menelan lebih dari 400 korban jiwa.

“Sejalan dengan kebijakan yang ada, pemerintah berkomiten memenuhi persyaratan untuk bantuan dan rehabilitasi melalui upaya dalam negeri,” tulis pernyataan Kementerian Luar Negeri India, seperti dikutip dari AFP.

Kementerian itu menambahkan, dana bantuan asing hanya dapat didonasikan melalui individu atau yayasan.

Di sisi lain, para ahli berpendapat pemerintah India ingin membuktikan diri mampu mengatasi persoalan darurat negara tanpa bantuan pihak asing.

Pemerintah India memang tidak menyebutkan khusus tawaran Uni Emirat Arab.

“Kami sangat menghargai tawaran dari beberapa negara, termasuk dari pemerintah asing, untuk membantu dalam upaya bantuan dan rehabilitasi akibat banjir parah,” kata perwakilan pemerintah.

Kepala Menteri Negara Bagian Kerala, Pinarayi Vijayan, menyerukan pembicaraan tingkat tinggi dengan pemerintah pusat sehingga dana bantuan dari Uni Emirat Arab dapat diterima.

Vijayan meminta lebih dari USD375 juta atau Rp5,4 triliun kepada pemerintah pusat India. Dia menyatakan, negara bagian menghadapi kehancuran senilai USD3 miliar akibat banjir.

Times of India mengabarkan, Perdana Menteri Uni Emirat Arab Mohammed bin Rashid Al Maktoum menawarkan bantuan senilai Rp1,4 triliun kepada India.

Selain itu, Qatar juga bersedia memberikan bantuan sebesar 350 juta rupee atau Rp73,1 miliar, sementara Maladewa juga akan membantu India senilai USD50.000 atau Rp731,5 juta.

Namun, pemerintah India tidak akan menerima bantuan tersebut untuk menangani dampak banjir di Kerala.

Seperti diketahui, jalan sepanjang 10.000 km hancur dan rusak, serta 50.000 rumah penduduk tersapu banjir.

Ada banyak laporan mengenai gigitan ular, keberadaan hewan reptil lainnya, dan bahkan seekor buaya. Hewan-hewan itu ditemukan di dalam rumah warga yang dipenuhi lumpur setelah banjir surut. (WW)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close