Ekonomi

Inalum Terbitkan Obligasi USD4 Miliar untuk Akuisisi Freeport

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau Inalum akhirnya menerbitkan obligasi global (global bond) senilai USD4 miliar, sekitar Rp58 triliun (kurs 14.500 per USD).

Dikutip dari Nasdaq.com, hasil dari penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk mendanai akuisisi saham mayoritas PT Freeport Indonesia.

Inalum menjual obligasi dalam empat seri yakni sebesar USD1 miliar berjangka 3 tahun dengan imbal hasil 5,2 persen, USD1,25 miliar berjangka 5 tahun dengan imbal hasil 5,7 persen.

Selanjutnya obligasi USD1 miliar berjangka 10 tahun dengan imbal hasil 6,5 persen, dan USD750 juta berjangka 30 tahun dengan imbal hasil 6,7 persen.

Obligasi diharapkan mendapatkan peringkat BAA2 oleh Moody’s dan BBB- oleh Fitch.

Pada Juli 2018, Freeport setuju melepas 51 persen sahamnya kepada pemerintah Indonesia senilai USD3,85 miliar.

Hal itu sekaligus mengakhiri masalah berkepanjangan antara Freeport dengan pemerintah Indonesia terkait kepemilikan saham mayoritas di perusahaan tambang tersebut.

Sementara itu dalam akun intagram pribadinya, Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sedikin memajang foto bersama Menteri BUMN Rini Soemarno dan pejabat Kementerian BUMN terkait penerbitan obligasi global itu.

“Just after closing a $4 bio global bond deal lage evening in New York. Ready to go back home after 10 grueling days,” tulis Budi. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close