Lintas Daerah

Imigrasi Blitar Tindak 9 WNA Ilegal

BLITAR, SENAYANPOST.com – Sejak bulan Januari sampai pertengahaan bulan Agustus, kantor Imigrasi Klas II Kabupaten Blitar melakukan penindakan terhadap warga negara asing (WNA) yang berdomisili di wilayah hukum ke Imigrasian Blitar. Mereka rata rata menyalahgunakan izin tinggal, tidak memiliki dokumen keimigrasian juga masalah berakhirnya ijin tinggal.

Menurut Kasie Informasi dan Sarana Kantor Imigrasi Klas II Blitar Iwan Hernanda, sejak Januari sampai Agustus pihaknya telah menindak 9 WNA.

“Kami telah melakukan penindakan terhadap ke 9 WNA, di antaranya tidak memiliki paspor, menyalahi ijin tinggal, dan ovestay, mereka berada di wilayah Kab Blitar dan Tulungagung,” ungkap Iwan Hernanda, Minggu (12/8/2018).

Menurut Iwan, ke-9 WNA tersebut berasal dari 2 warga negara Myanmar, 2 warga negara Jerman, 1 warga negara Italia, 1 warga negara Pantai Gading, sedang dua lainya dari Thailand dan 1 warga negara Rusia.

Mereka melakukan pelanggaran keimirgasian, mulai sebagai pengungsi serta sebagai pemain bola antar kampung (tarkam) .

“Dari ke-9 WNA tersebut 6 di antaranya yang menyalahgunakan ijin tinggal menjadi pemain bola antar kampung yaitu, warga negara Myanmar, Jepang, Thailand, Rusia, Jerman dan Italia. Mereka, tidak bisa menunjukkan dokumen, bahkan ada yang memalsukan dokumen keimigrasian,” papar Hernanda lagi.

Untuk sanksi yang diberikan Kantor Imigrasi dalam penindakan terhadap 9 WNA pun berbeda beda yakni, ada yang dikenakan biaya beban dan dideportasi.

Sedangkan untuk warga negara Pantai Gading harus berurusan dengan kukum karena diketahui memalsukan paspor yang dimiliki.

“Untuk warga negara Pantai Gading, suah dinyatakan sebagai tersangka, kini proses hukum sudah berjalan, dengan tahapan persidangan, dengan pasal berlapis, yaitu selain memalsukan paspor, juga menyalahi ijin tinggal,” tambah Iwan.

Untuk itu pihak Kantor Imigrasi Klas II Blitar akan lebih mengawasi dan mengintensifkan pengawasan terhadap WNA dengan memaksimalkan kinerja sebanyak 27 Tim pengawasan orang asing (Timpora). (MU)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close