Bulu Tangkis

Imbas Covid-19, PBSI Sebut Aturan Jumlah Turnamen Wajib Masih Digodok BWF

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Hingga kini Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) masih menggodok soal aturan jumlah turnamen wajib tahun ini bagi para pemain.

Kepala Sub Bidang (Kasubid) Hubungan Internasional PBSI Bambang Roedyanto mengungkapkan BWF dihadapkan dilema karena beberapa turnamen batal digelar imbas pandemi Covid-19.

Selama ini BWF memang telah menetapkan aturan bagi para pemain tentang turnamen wajib yang harus diikuti di setiap tahunnya. Akan tetapi, pada tahun ini semuanya itu menjadi berantakan karena beberapa turnamen harus batal digelar.

Namun begitu, Rudy mengatakan BWF akan mempertimbangkan aturan baru mengikuti situasi dan perkembangan yang ada. Ia pun berharap BWF segera membuat keputusan secepatnya, karena aturan ulang diperlukan mengingat itu hal yang cukup krusial.

“BWF akan membuat aturan mengenai ini (jumlah turnamen wajib), tapi sampai saat ini masih belum ada informasi lagi, keputusan resmi akan diumumkan lebih lanjut oleh BWF, kita tunggu saja,” ungkap Rudy, mengutip dari laman resmi PBSI, Selasa (9/6/2020).

Berdasarkan peraturan yang dikeluarkan BWF, para pemain yang wajib mengikuti aturan tersebut adalah mereka yang berada di peringkat 15 besar di nomor tunggal dan peringkat 10 besar di nomor ganda. Tercatat ada 12 turnamen yang mereka wajib ikut dari kelas Super 500 hingga 1000.

Ke-12 turnamen tersebut terdiri dari tiga turnamen Super 1000, lima turnamen Super 750, dan empat turnamen Super 500. Sementara ada satu turnamen yakni BWF World Tour Finals jika mereka masuk dalam kriteria untuk tampil di ajang tersebut.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close