Ekonomi

IHSG Terjun 5%, Perdagangan Saham Kembali Dihentikan

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetop sementara perdagangan otomatis indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Senin (30/3/2020) pukul 10.20 Jakarta Automatic Trading system (JATS) karena telah turun 5 persen.

Ini merupakan penghentian keenam kalinya sejak aturan penghentian perdagangan baru berlaku. Sebelumnya BEI menghentikan sementara perdagangan pada 12 Maret, 13 Maret, 17 Maret dan 19 Maret 2020. Khusus 13 Maret trading halt dilakukan dua kali yakni pada perdagangan pagi dan sore hari.

Hingga pukul 10.20 WIB, IHSG turun 227,2 (4,9 persen mencapai 4.318,2. Sementara indeks LQ-45 turun 44,9 poin (6,43 persen) ke level 653,8. Adapun indeks berbasis syariah yang tergabung Jakarta Islamic Index (JII) melemah 30,2 poin (5,4 persen) menjadi 437,1. Indeks Investor 33 melemah 22,0 (6,4 persen) mencapai 317,5.

Sebanyak 49 saham menguat, 300 saham melemah, dan 102 saham stagnan. IHSG sempat mencapai rekor tertinggi di 4.545 dan terendah 4.318.

Seluruh pergerakan sektor saham melemah dengan penurunan terdalam saham sektor konsumsi sebesar 6,1 persen disusul industri dasar sebesar 5,9 persen.

Trading halt ini dilakukan sesuai Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat.

Dalam ketentuan itu disebutkan, trading halt selama 30 menit apabila IHSG mengalami penurunan hingga lebih dari 5 persen. Trading halt selama 30 menit apabila IHSG mengalami penurunan lanjutan hingga lebih dari 10 persen. Trading suspend apabila IHSG mengalami penurunan lanjutan hingga lebih dari 15 persen dengan kondisi tertentu.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close