IHSG Rawan Profit Taking Hari ini, Cermati Saham-saham Ini

IHSG Rawan Profit Taking Hari ini, Cermati Saham-saham Ini
IHSG

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Jakarta membawa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau pada perdagangan Senin (12/10). IHSG tercatat menguat 0,78% atau 39,44 poin ke level 5.093,10. 

Mengutip data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks saham sektor keuangan menguat 1,83%. Penguatan diikuti indeks saham sektor pertanian dan pertambangan yang meningkat masing-masing 1,27% dan 1,01%. 

"Optimisme investor terhadap keputusan pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menjadi faktor," jelas Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi dalam riset.

Di sisi lain, harga komoditas yang bertumbuh, seperti harga CPO yang naik 3.02%, menjadi pemicu penguatan saham-saham di sektor pertanian. Asal tahu saja, penguatan IHSG terjadi di tengah investor asing yang masih mencatatkan aksi jual bersih atau net sell hingga Rp 104,93 miliar. Dengan demikian, net sell investor asing sejak awal tahun menjadi Rp 51,88 triliun.

Untuk perdagangan Selasa (13/10), Lanjar mengamati secara teknikal IHSG akan bergerak gap up dan mendekati area MA50 sebagai target resisten terdekat.

"Indikator stochastic bergerak memasuki area overbought dengan MACD yang mengarah ke level overvalue setelah histogramnya masuk pada zona positif," jelasnya dalam riset. 

Sehingga secara teknikal, lanjutnya, IHSG berpotensi menguat terbatas cenderung mengalami aksi profit taking dengan support dan resistance 5.067 hingga 5.114. Adapun saham-saham yang dapat dicermati seperti ACES, TBIG, LPPF, LPCK, ITMG, TKIM, AALI, LSIP, dan ADRO.

Tidak jauh berbeda, Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama mengamati berdasarkan indikator, MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, stochastic dan RSI menunjukkan sinyal positif. 

Di sisi lain, terlihat beberapa pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance untuk ke depannya.

"Adapun support maupun resistance berada pada 5.024 hingga 5.187," jelasnya.