IHSG Ditutup Menguat ke Level 5.594 Sore ini

IHSG Ditutup Menguat ke Level 5.594 Sore ini
IHSG

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin kokoh menguat di hari perdagangan kelima berturut-turut sejak Jumat lalu atau seminggu penuh. Kamis (19/11), IHSG menguat 36,54 poin atau 0,66% ke 5.594,06 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

IHSG menguat ketika Bank Indonesia (BI) hari ini menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis points menjadi 3,75%. Delapan sektor mengangkat IHSG ke zona hijau. Sektor konstruksi dan properti naik paling tinggi, yakni 2,34%. Sektor tambang melesat 1,38%. Sektor barang konsumsi menguat 1,22%. 

Sektor perkebunan naik 1,07%. Sektor keuangan menanjak 0,65%. Sektor perdagangan dan jasa menguat 0,45%. Sektor manufaktur dan infrastruktur menguat masing-masing 0,44% dan 0,23%. Hanya dua sektor yang turun pada hari ini. Sektor aneka industri melorot 0,46%. Sektor industri dasar tergerus 0,39%.

Total volume transaksi bursa mencapai 19,59 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 13,06 triliun. Sebanyak 284 saham menguat. Ada 160 saham yang masih turun harga dan 172 saham flat.

Top gainers LQ45 hari ini adalah:

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) 11,68%
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) 5,69%
PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) 5,05%

Top losers LQ45 terdiri dari:

PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) -3,15%
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) -1,92%
PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) -1,11%

Investor asing mencatat net buy Rp 46,37 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 553,5 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 95,3 miliar, dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Rp 35,1 miliar.

Saham-saham dengan penjualan bersih (net sell) terbesar asing adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 66,3 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 38,7 miliar dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 29,6 miliar.