IHSG Diproyeksikan Menguat Terbatas Besok

IHSG Diproyeksikan Menguat Terbatas Besok

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,18% ke level 5.230,20 pada perdagangan Senin (7/9). Sebanyak 189 saham menguat, 222 saham melemah, dan 179 saham bergeming.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Ardiastama memproyeksikan, IHSG berpeluang menguat terbatas pada perdagangan besok (8/9) selama tidak ada sentimen dari eksternal yang mempengaruhi pergerakan pasar secara signifikan.

Namun pada pekan ini, Okie menilai cukup banyak sentimen dari eksternal yang dapat diperhatikan dan dicermati oleh pelaku pasar, terutama rilis data inflasi Amerika Serkat (AS) dan China.

Selain itu kebijakan dari bank sentral negara-negara Eropa terhadap kebijakan moneternya juga menjadi sebuah sentimen yang dinantikan oleh pasar.

Sementara itu, sentimen dari dalam negeri dinilai belum mampu menggerakkan pasar. Untuk diketahui, hari ini Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa (cadev) Indonesia pada Agustus 2020 sebesar US$ 137,0 miliar atau naik US$ 1,9 miliar dari posisi akhir Juli 2020 yang sebesar US$ 135,1 miliar.

Dengan demikian, posisi cadev Indonesia kembali mencetak rekor tertingginya sepanjang sejarah setelah bulan Juli 2020 lalu juga merupakan yang tertinggi.

Posisi cadev tersebut juga setara dengan pembiayaan 9,4 bulan impor atau 9,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Okie menilai rilis data cadangan devisa (cadev) yang mencatatkan kenaikan tersebut dinilai belum terlalu menarik bagi pelaku pasar.

Namun Okie melihat, saat ini pelaku pasar akan menaruh fokus pada data penjualan ritel dan indeks kepercayaan konsumen.

“Sebuah hal yang positif dari data tersebut tentu sangat diperlukan guna menjaga IHSG tetap berada pada tren bullish-nya,” ujar Okie.

Okie memperkirakan, IHSG akan menguat terbatas dengan rentang 5.186-5.330 untuk perdagangan besok.