Politik

Idrus Tersangka, Golkar Tetap Solid Dukung Jokowi

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Golkar memastikan tetap akan mendukung Joko Widodo di Pilpres 2019 mendatang. Dukungan ke Jokowi tak berubah meski salah satu kadernya yaitu Idrus Marham tersandung kasus dugaan korupsi PLTU Riau-I.

Hal itu sekaligus menepis suara yang menyatakan suara Golkar tidak utuh mendukung bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Posisi Golkar solid untuk mendukung Pak Presiden. Karena itu sudah keputusan munaslub dan rapimnas,” kata Airlangga di Kantor DPP Golkar, Jumat (24/8).

Airlangga mengatakan Golkar tidak khawatir kasus yang menjerat Idrus bakal berdampak pada elektabilitas partai maupun Jokowi. Sebab, Golkar masih menunggu status resmi Idrus dari KPK.

Terkait pemilu, Golkar bakal menggelar rapat pleno Senin (27/8) pekan depan. Airlangga mengatakan Golkar tetap menargetkan 18 persen suara atau setara 110 kursi pada pemilu legislatif 2019.

“Rapat pleno DPP Senin besok untuk membentuk tim pemenangan pemilu Partai Golkar,” katanya.

Terkait posisi Sekretaris Fraksi Partai Golkar yang ditinggalkan Agus Gumiwang Kartasasmita karena menggantikan Idrus sebagai Menteri Sosial, menurutnya hal itu juga akan dibicarakan pada rapat mendatang.

Idrus Marham telah menyatakan mundur sebagai Menteri Sosial dan pengurus Partai Golkar. Hal itu dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban dirinya agar bisa berkonsentrasi menghadapi kasus hukumnya.

Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Golkar Mahyudin sebelumnya membeberkan kondisi internal partainya yang mengalami perpecahan akibat perbedaan pendapat soal dukungan bagi calon presiden yang akan diusung di pilpres 2019.

Hal itu ia katakan sekaligus mengamini pernyataan anggota Dewan Pembina Golkar Fadel Muhammad yang mengatakan kader Golkar tak solid mendukung pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin. (WW)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close