Hukum

Ibu Korban Pesta Rakyat di Monas Cabut Laporan Polisi

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Komariah, ibu dari Muhammad Rizky Saputra (10) bocah yang tewas dalam kegiatan bagi-bagi sembako di Monas, mencabut laporannya dari kepolisian. Mengapa?

Komariah bersama pengacaranya, Irfan Iskandar, mendatangi Reskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (5/5/2018) untuk tahap penyidikan laporan. Dalam prosesnya, Komariah disebut Irfan ingin mencabut laporannya.

“Si ibu justru menghilangkan tuntutan. Si ibu mengikhlaskan (anaknya). Dia merasa kejadian ini sebagai sebuah takdir oleh karenanya ia telah meminta permintaan damai dengan pihak sana (panitia) dan menghilangkan tuntutan yang sudah diajukan,” ujar Irfan.

BACA JUGA: Ibu Korban Pesta Rakyat Polisikan Ketua Panitia

Irfan mengaku menggantikan pengacara Komariah sebelumnya, yaitu Muhammad Fayyadh.

Saat diperiksa polisi, Irfan menjelaskan kalau Komariah ditanyakan kronologis kejadian. Dia menegaskan kasus kematian Rizky resmi dicabut laporannya.

“Ya dihentikan, tadi sudah kasih surat ke penyidik. Secara resmi tuntutan dicabut tadi sudah tanda tangan dengan pihak pelapor di atas materai. Dengan menyikapi bahwa kejadian ini adalah sebuah takdir, si ibu ikhlas,” sebut Irfan.

Komariah awalnya melaporkan kasus kematian Rizky ke Bareskrim Polri. Kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Yang dilaporkan Komariah adalah Ketua Forum Untukmu Indonesia (FUI) Dave Revano Santosa sebagai penyelenggara acara bagi-bagi sembako di Monas, Jakpus. Dave dituding lalai dalam acara itu sehingga menyebabkan Rizky tewas.

Laporan Komariah diterima dengan Nomor LP/587/V/2018/Bareskrim tertanggal 2 Mei 2018. Dave dituding telah melakukan tindak pidana kelalaian yang mengakibatkan kematian sebagaimana dalam Pasal 359 KUHP.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close