Lintas Daerah

Hujan Deras di Puncak Merapi, Waspai Luncuran Awan Panas

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, dalam laporan pengamatan Gunung Merapi per enam jam mulai pukul 12.00 hingga 18.00, Jumat (7/2/2020) terjadi hujan deras di kawasan puncak.

Dalam laporan yang disusun pengamat Gunung Merapi, Heru Suparwaka, disebutkan volume curah hujan tersebut mencapai 35 milimeter. Akibatnya, terjadi penambahan aliran air di sektor selatan di Sungai Gendol.

Angin bertiup lemah, sedang, hingga kencang ke arah timur. Suhu udara 17-23 °C, kelembaban udara 58-90 %, dan tekanan udara 568-708 mmHg. Volume curah hujan 35 mm per hari.

“Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal dan tinggi 20 meter di atas puncak kawah,” demikian laporan Heru Suparwaka.

Dari sisi kegempaan, terjadi gempa guguran sebanyak empat kali, gempa tetonik jauh dua kali. Hingga saat ini, BPPTKG masih menyematkan status Waspada.

Direkomendasikan adanya potensi ancaman bahaya saat ini berupa luncuran awan panas dari runtuhnya kubah lava dan jatuhan material vulkanik dari letusan eksplosif.

Masyarakat agar mengantisipasi bahaya abu vulkanik dari kejadian awanpanas maupun letusan eksplosif. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Gunung Merapi. (AS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close