Lintas Daerah

Hormati Proses Hukum, 5 Komisioner KPU Kota Palembang jadi Tersangka

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Buntut ditetapkannya 5 komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang sebagai tersangka dalam tindak pidana pemilu, hari Senin (17/6/2019) ini, sejumlah komisioner KPU Kota Palembang mendatangi kantor KPU RI.

Kelima komisioner ini, kata Ketua KPU Kota Palembang Eftiyani, akan didampingi komisioner KPU Sumatera Selatan untuk berkoordinasi terkait kasus yang tengah menjerat mereka. Menurut Eftiyani, pihaknya tetap menghormati proses hukum.

“Besok (hari ini) kami ke Jakarta bersama KPU provinsi untuk berkoordinasi dengan KPU RI. Besok (hari ini) juga batas akhir pelimpahan berkas dari penyidik ke kejaksaan. Mudah-mudahan (proses hukum) stop di sini,” ujar Eftiyani, Minggu (16/6/2019).

Eftiyani mengaku sejauh ini pihaknya baru diperiksa dua kali oleh polisi. Pemeriksaan pertama sebagai saksi dan pemeriksaan kedua sebagai tersangka pada Jumat (14/6). Pihaknya pun akan melakukan pembelaan secara hukum dengan didampingi oleh 4 kuasa hukum.

“Intinya kami ikuti proses hukum sampai selesai. Tapi prinsipnya kami tidak berniat untuk menghilangkan hak suara. Apa yang kami lakukan menurut pemahaman kami sudah sesuai mekanisme dan prosedur kerja kami sebagai penyelenggara pemilu dengan berkoordinasi dengan KPU provinsi sebagai atasan kami,” ujar dia.

Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Sumsel Hepriadi mengungkapkan pihaknya sudah diperiksa penyidik Satreskrim Polresta Palembang sebagai saksi yang meringankan.

Dengan ditetapkannya 5 komisoner KPU Palembang sebagai status tersangka, dirinya berkeyakinan penyidik sudah memiliki 2 barang bukti yang kuat. Pihaknya pun akan terus men-support KPU Palembang.

Pihaknya pun menegaskan kasus ini tidak akan mengubah hasil pemilu. Namun pihaknya menyesalkan adanya kasus ini muncul dari sesama penyelenggara pemilu, bukan dari peserta pemilu.

“Ini hanya eksesnya saja, kalau kami bilang ini hanya residunya pemilu. Saya pikir ini baik untuk demokrasi ke depannya. Semoga kita semua dapat diberi kekuatan ditunjukan mana yang salah dan benar. Penetapan tersangka ini bukan hal yang final. Kami meyakini keputusan pengadilan yang akan memperlihatkan secara terang-benderang,” ujar dia. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close