Tokoh

HM Sunarto, Kisah Pelayan Restoran Jadi Miliarder Bisnis Perikanan

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kesedihan dan kemalangan di masa kanak-kanak, ditinggal Ibu untuk selamanya dan himpitan ekonomi keluarga, memaksa Sunarto kecil untuk hidup mandiri. Dari berjualan roti goreng di sela kegiatan sekolah di kampung, sampai kemudian memberanikan diri merantau ke Surabaya menjadi pelayan restoran.

Bekerja sebagai pelayan restoran selama 5 tahun, Sunarto menempa diri dengan bekerja keras dan melayani dengan tulus. Lalu, karena dorongan untuk maju; meningkatkan penghasilan, mengangkat martabat dan menolong keluarga, lulusan sekolah dasar itu memutuskan berhenti dari pekerjaan di restoran, dan memulai usaha penangkapan ikan bersama keluarga dengan bendera UD Aneka Laut.

Kerja keras Sunarto yang tak mengenal lelah mengantar UD Aneka Laut perlahan berkembang dan dikenal luas di kalangan pedagang ikan di Jawa Timur. Produk hasil penangkapan ikan yang dihasilkan perusahaannnya pun laku keras di pasaran.

Tahun 2002, Sunarto mengambil keputusan besar mengubah UD Aneka Laut menjadi PT Berkah Aneka Laut (PT BAL) untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing usaha. PT BAL menyediakan produk hasil ikan laut dengan kualitas internasional dengan harga jual yang kompetitif.

HM Sunarto

Beberapa produk yang dihasilkan PT BAL antara lain; sirip ikan, perut ikan kering, teripang, kakap merah, suro, tengiri, kakap putih, kerapu, bawal hitam dan masih banyak lainnya. Perusahaan juga menyediakan gudang pendingin, bengkel servis kapal dan menyediakan toko spare part.

“Konsumen kami kebanyakan berasal dari perusahaan di dalam dan luar negeri. Salah satunya, China National Township Enterprises. Melalui perusahaan ini, Indonesia bisa berbangga karena hasil ikannya sudah terkenal di luar negeri,” jelas H.M. Sunarto.

Kini PT BAL menjadi perusahaan perikanan yang dikenal di tingkat nasional hingga manca negara dan menghidupi karyawan lebih dari 1000 orang. Belum lagi nelayan yang dibina oleh PT BAL mencapai ratusan orang.

“Kami membantu nelayan agar hidupnya lebih baik. Jika hasil tangkapan ikan banyak, untungnya juga besar dan bisa dibagi hasil bersama-sama,” ungkap H.M. Sunarto.

PT BAL terus berevolusi dan berinovasi untuk menjadi perusahaan perikanan nasional yang membanggakan, dengan membangun pabrik pengolahan dan penyimpanan ikan berkapasitas 5000 ton di Probolinggo dan mengembangkan kualitas SDM karyawan.

Dengan kisah hidup yang menginspirasi generasi muda, H.M. Sunarto mengungkap kunci kesuksesannya adalah kerja keras, kejujuran, dan gemar berbagi rizki.

“Modal hidup saya adalah kerja keras, jujur dan senang berbagi. Kerja keras menggerakkan kita untuk mencapai hasil. Kejujuran menjadikan kerja keras kita bermakna. Kesediaan berbagi membuat kerja keras kita bermanfaat untuk banyak orang sehingga memuaskan hati,” ungkap H.M. Sunarto.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close