Wawancara Khusus

Hendropriyono: Mestinya Pemerintah Bantu Pengadaan Bukan Merazia Masker

Prof Dr AM Hendropriyono, penasihat PKPI prihatin menyaksikan langkah penanganan Covid-19 yang dilakukan aparatur pemerintah dengan razia atau pelarangan terhadap pedagang menimbun masker. Mestinya pemerintah justru harus membantu memacu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) memproduksi masker.

Berikut wawancara selengkapnya Senanyanpost.com dengan Prof Dr AM Hendropriyono di Jakarta Kamis (5/3/2020).

Bagaimana pandangan Bapak tentang heboh razia terhadap pedagang yang menimbun masker?

Mungkin tujuannya baik, agar tidak ada kelangkaan masker untuk pencegahan penyebaran virus covid-19 atau corona. Tapi caranya tidak seperti itu. Bukan dengan merazia penimbun. Apalagi saya lihat videonya seolah aparat keamanan sedang menggrebek teroris.

Lalu apa yang mestinya dilakukan pemerintah?

Anggap ini darurat pasar, karena tidak tercukupinya demand. Maka pemerintah harus membantu memacu dengan kilat produksi masker, agar tidak ada kelangkaan di samping juga agar tidak terkesan panik. Katanya kita nggak boleh panik.

Lalu cara memacunya bagaimana Prof?

Ya bantu usaha kecil dan menengah (UKM) di semua daerah untuk secara cepat memproduksi masker sesuai standard yang dibutuhkan. Jadi pemerintah perlu mendorong produksi masker itu dalam skala rumahan. Sangat sederhana kan, agar UKM semua responsif terhadap permintaan pasar.

Jadi penimbunan masker bisa dilegalkan?

Bukan begitu maksudnya. Penimbunan masker itu hal beda dengan penimbunan beras, misalnya. Karena penimbunan hasil pertanian itu memang tidak responsif terhadap permintaan pasar yang mendadak.

Ada saran lain untuk pengadaan masker dalam jumlah besar Prof?

Ada. Pemerintah perlu membuka keran impor masker besar-besaran dari seluruh dunia. Pasti masker segera membanjiri pasar. Tidak ada lagi gunanya menimbun masker.

Lalu bagaimana dengan menteri yang menyuruh rakyat untuk berdoa dalam menghadapi covid-19?

Hahaha…Menteri-menteri jangan menyuruh rakyat untuk berdoa, karena itu urusan ulama dan para pimpinan umat. Menteri-menteri harus kerja fisik yang nyata dilihat dengan panca indera rakyat.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close