Nasional

Heboh Virus Corona, Pasien di RSUD Raden Mattaher Jambi Hanya Sakit ISPA

JAMBI, SENAYANPOST.com – Diagnosa sementara Dokter Spesialis Paru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher, Provinsi Jambi, menyatakan pasien yang baru pulang dari Wuhan, China, yang dirawat di rumah sakit tersebut sakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) biasa.

“Saat ini kondisi pasien sudah membaik, pagi tadi juga kita lakukan pemeriksaan. Keluhan tidak ada, kita sudah dua kali dilakukan rongent dan kita berharap itu bukan virus Corona,” kata Dokter Spesialis Paru di RSUD Raden Mattaher, Meidianto, saat jumpa pers di kantor Gubernur Jambi, Senin (27/1/2020).

Adanya pasien asal Jambi yang dirawat di RSUD di Kota Jambi dan memiliki riwayat perjalanan kunjungan ke Wuhan, yang dikaitkan dengan wabah virus Corona menjadi pembicaraan hangat di media sosial linimasa Facebook maupun pesan berantai WhatsApp oleh pengguna di Provinsi Jambi sejak, Sabtu (25/1/2020).

Untuk memastikan pasien terjangkit virus Corona atau tidak, pihak RSUD Raden Mattaher sudah mengirim sampel dahak pasien ke Litbang Kemenkes. Hasilnya akan diketahui dua minggu ke depan, positif atau negatif.

“Kita masih menunggu hasil lab itu. Tapi saat ini pasien sudah melewati masa inkubasi dan tidak ada demam serta radang tenggorakannya sudah tidak ada lagi. Jadi sementara hanya ISPA biasa saja,” kata Meidianto.

Sementara, di kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi yang juga Plt Dirut RSUD Raden Mattaher Jambi, Syamsiran Halim menyebutkan, pasien tersebut masuk RSUD Raden Mattaher, Sabtu (25/1/2020) malam setelah sebelumnya di rawat di salah satu RS swasta di Jambi.

“Kenapa kita isolasi, karena kita melihat perjalanan si pasien. Dia baru pulang dari Wuhan dan masuk Jambi pada tanggal 4 Januari melalui Cingkareng dan langsung ke Jambi,” katanya.

Saat ini, kata dia, suhu badan pasien tidak naik artinya pasien tidak mengalami demam. Kemudian sesak nafas dan batuk sudah tidak ada lagi.

“Secara klinis kita tidak mencurigai, tapi kita tetap waspada karena dia ada perjalan ke Wuhan. Sebab itu kita ambil sampel dahaknya untuk memastikan negatif atau positif terjangkit virus Corona,” ujarnya.

Syamsiran mengatakan pencegahan tetap dilakukan terutama di pintu masuk provinsi seperti di pelabuhan bekerja sama dengan pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan bandara. (WS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close