Hukum

Haris Hasanuddin Kakanwil Kemenag Jatim Sempat Tak Lolos Seleksi

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Haris Hasanuddin (HRS) Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur rupanya sempat tak lolos seleksi jabatan yang baru 10 hari ia emban. Penyebabnya, Haris pernah tersandung kasus indisipliner.

“HRS diduga pernah mendapatkan hukuman disiplin sebelumnya,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarief saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (16/3/2019).

Informasi tersebut, kata Laode, bergulir sekitar pertengahan Februari 2019. Pada sekitar pertengahan Februari 2019 pihak Kemenag menerima Informasi bahwa nama HRS tidak termasuk 3 nama yang akan diusulkan ke Menteri Agama RI.

Padahal, HRS telah menyetor sekitar Rp 250 juta sebagai duit pelicin seleksi jabatan tersebut. Duit pelicin langsung ia berikan kepada Rommy di kediamannya.

“Pada 6 Februari 2019, HRS diduga mendatangi rumah RMY untuk menyerahkan uang Rp 250 juta terkait seleksi |abatan untuk HRS sesuai komitmen sebelumnya. Pada saat itulah diduga pemberian pertama terjadi,” tuturnya.

“Diduga terjadi kerjasama pihak-pihak tertentu untuk tetap meloloskan HRS dalam proses seleksi jabatan tinggi di Kemenag,” tambah Laode.

Proses lelang jabatan sendiri diumumkan pada akhir tahun 2018 melalui ‘Sistem Layanan Lelang Jabatan Calon Pejabat Pimpinan Tinggi’.

“Pada pengumuman tersebut, salah satu jabatan yang akan diisi adalah Kepala Kantor Wulayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Pengumuman juga dapat dibuka secara online di http:seleksijpt.kemenag.go.id. Selama proses seleksi, terdapat beberapa nama pendaftar untuk seleksi jabatan tersebut, termasuk HRS,” beber Laode.

“Sedangkan, MFQ (Muhammad Muafaq Wirahadi) mendaftar untuk posisi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik dan HRS mendaftar untuk posisi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur,” kata Laode.

Diduga, terjadi komunikasi dan pertemuan antara HRS, MFQ dan RMY serta pihak lain. MFQ dan HRS diduga menghubungi RMY untuk mengurus proses lolos seleksi Jabatan di Kementerian Agama Rl.

“Pada tanggal awal Maret 2019, HRS dilantik oleh Menteri Agama RI menjadi Kepala Kanwil Kementarian Agama Jawa Timur. Selanjutnya, pada 12 Maret 2019, MFQ berkomunikasi HRS untuk dipertemukan dengan RMY. Tanggal 15 Maret 2019, MFQ, HRS, dan AHB bertemu dengan RMY untuk penyerahan uang Rp 50 juta terkait kepentingan soloksi jabatan MFQ,” ungkap Laode.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close