Ekonomi

Hari Ini Rupiah Diprediksi Masih Terus Melemah

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar terus menurun dalam beberapa hari, terdorong oleh eskalasi perang dagang antara dua negara adidaya, Amerika Serikat dan China.

Bahkan, intervensi bank sentral melalui pasar (Domestic Non-Deliverable Forwards) DNDF pada perdagangan Selasa (6/8) tak kuat menahan laju depresiasi. Berdasarkan data Bloomberg, kemarin rupiah ditutup di level Rp14.276 per dolar AS, melemah 0,15 persen atau 22 poin.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim, seperti diwartakan bisnis.com mengatakan, Bank Indonesia terus melakukan intervensi di pasar valas dan obligasi negara melalui pasar Domestic Non-Deliverable Forwards (DNDF) sejak dibukanya lelang hingga penutupan pasar pada perdagangan hari ini. Hal tersebut didorong oleh kondisi global yang semakin membebani rupiah.

“Walaupun mendapat pengawalan ketat dari BI, rupiah tidak cukup kuat untuk lepas dari jeratan zona merah. Pasalnya, sentimen negatif dari luar begitu luar biasa,” kata Ibrahim seperi dikutip dari keterangan resminya, Selasa (6/8).

Ia memprediksi rupiah masih akan cenderung melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (7/8/2019) di kisaran Rp14.237 per dolar AS hingga Rp14.335 per dolar AS.

Sementara itu, Kepala Edukasi dan Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan bahwa perang mata uang yang dipicu oleh sengketa perdagangan AS dan China telah membebani rupiah karena menimbulkan kekhawatiran pasar atas potensi perlambatan ekonomi global.

“Kekhawatiran ini semakin mendorong pelaku pasar untuk keluar dari aset berisiko, termasuk rupiah,” katanya.

Selain itu, pemangkasan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia diperkirakan berlanjut seiring dengan data pertumbuhan PDB Indonesia meleset dari yang ditargetkan. Hal tersebut menambahkan beban rupiah dan memicu pelemahan lebih lanjut.

Ariston memprediksi potensi rupiah untuk terus bergerak melemah semakin terbuka mendekati level Rp14.400 per dolar AS dengan level support di Rp14.250 per dolar AS. (JS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close