InternasionalTeknologi

Hari Ini NASA Kirim Pesawat ke Matahari

WASHINGTON, SENAYANPOST.com – Mungkin inilah salah satu misi paling gila umat manusia. Hari ini, Sabtu (11/8/), Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA akan memulai misi mereka untuk berada lebih dekat dengan matahari.

NASA tengah bersiap untuk meluncurkan wahana penjelajah Parker Solar Probe (PSP) menuju Matahari. Wahana yang pertama kalinya dalam sejarah manusia ini akan lepas landas pada pukul 03.33 pagi waktu Florida, AS, atau sekitar pukul 15.30 WIB.

Dilansir dari laman Engadget, Jumat, Parker Solar Probe akan berada di atas Roket United Launch Alliance Delta IV Heavy.

Pesawat ini diberangkat dari Cape Canveral, Florida. Parker Solar Probe akan berada di dekat Matahari dengan suhu mencapai 2.500 derajat Farenheit atau 1.371 derajat Celcius.

Cara pesawat luar angkasa nirawak ini bertahan dari suhu panas sangat tinggi karena menggunakan perisai yang terbuat dari busa dan juga pelat komposit karbon. Beberapa instrumen menggunakan suhu tinggi dan memiliki sistem pendinginan juga.

Parker Solar Probe akan mengumpulkan data serta gambar dari bintang tersebut. Data tersebut akan digunakan NASA dalam mempersiapkan peristiwa angin Matahari, yaitu aliran partikel yang dipancarkan oleh Korona atau inti Matahari.

Angin Matahari ini dikabarkan mampu mengganti orbit para satelit, mengganggu instrumen, hingga berefek pada jaringan listrik yang ada di Bumi.

Setelah lepas landas dari Bumi, Parker Solar Probe akan menempuh kecepatan 430 ribu mph. Itu menjadikan pesawat ruang angkasa tercepat yang pernah dibuat oleh manusia.

Dikabarkan Parker akan berproses dalam tiga orbit dan berjarak 6,1 juta kilometer dari permukaan Matahari, serta akan berada dalam atmosfernya.

Parker Solar Probe akan mengelilingi Matahari selama tujuh tahun sebelum mendekati permukaannya. Pesawat ini menggunakan gravitasi Planet Venus untuk mendekati orbit sambil mempercepat proses.

Disebutkan misi ini menelan dana sekitar USD1,4 miliar atau sekitar Rp20,3 triliun.

Jika skenario ini berjalan mulus, PSP akan tiba di orbit pertamanya pada November 2018. Di sini, wahana tersebut diperkirakan berjarak 25 juta kilometer dari matahari.

Perjalanan menuju matahari ini bisa dibilang adalah perjalanan one way ticket atau tiket sekali jalan. Artinya, pada saatnya nanti wahana PSP akan hancur dibakar panas matahari.

Selama perjalananya, PSP harus menahan sinar matahari yang panasnya 3 ribu kali lebih panas dari di bumi.

Wahana juga harus berhadapan dengan angin surya yang partikelnya bermuatan energi tinggi dan dapat mengacaukan elektronik.

NASA berharap, misi ini nantinya bisa pada akhirnya bisa memecahkan dua misteri yang belum berhasil terjawab selama 60 tahun, yakni mengapa matahari memiliki angin matahari dan bagaimana korona dapat memanas hingga jutaan derajat. (WW)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close