Lintas Daerah

Hari Ini, Menteri Desa PDTT Terima Gelar Doktor Kehormatan dari UNY

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Drs. Abdul Halim, M.Pd., Sabtu (12/7/2020) akan menerima penganugerahan gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Agenda penganugerahan gelar doktor kehor akan digelar di Auditorium UNY Sleman kompleks kampus setempat.

Melalui penganugerahan gelar tersebut, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd selaku Rektor UNY dan pembuat SK penganugerahan gelar kehormatan, berharap bahwa pengakuan akademik ini menjadi amanah bagi Menteri Desa PDTT untuk terus berdedikasi dan berkomitmen dalam pengembangan masyarakat berbasis pendidikan yang unggul.

Ilmu manajemen pengembangan masyarakat juga dapat berkembang lebih luas, melibatkan multi disiplin dan komponen pemerintahan, serta terus berkembang dan relevan untuk pembangunan masyarakat pedesaan.

“Praksis penerapan pendidikan untuk pembangunan, layaknya sudah dilakukan Menteri Desa PDTT ini, harus terus dikuatkan, ditularkan, dan senantiasa dikembangkan sehingga bermanfaat untuk pemberdayaan masyarakat khususnya pedesaan,” ujar Sutrisna.

Penganugerahan yang dilakukan pada Sabtu (11/07) nanti akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Sehingga tamunya terbatas hanya VIP, dan audiens masyarakat umum bisa menyaksikan melalui siaran daring,” imbuh Sutrisna.

Untuk mendukung penerapan protokol kesehatan tersebut, kegiatan berlangsung dengan pengiriman pemberitahuan dan koordinasi dengan Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Sleman.

“Makan nanti kita menggunakan boks, dan protokol kesehatan akan diterapkan secara ketat dalam seluruh kegiatan,” ungkap Sutrisna.

Rektor mengungkapkan, penganugerahan gelar tersebut sempat tertunda karena wabah covid-19 ini. Mulanya dengan persetujuan senat tersebut, agenda pemberian Doktor Honoris Causa direncanakan berlangsung pada Bulan Maret atau April. Penundaan ini juga menjadi pemberitaan yang cukup viral di media.

“Walaupun demikian, penundaan pada saat itu adalah langkah yang tepat karena kondisi gawat darurat yang membutuhkan keamanan kita untuk menjaga kesehatan, dan bagi Pak Menteri Desa PDTT untuk terlebih dahulu melaksanakan tugas,” sambung Prof. Sutrisna Wibawa selaku Rektor UNY. (AS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close