Hukum

Hari Ini, Digelar Sidang Gugatan Status Anggota DPR Mulan Jameela

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) hari Kamis (3/10/2019) ini menggelar sidang gugatan keabsahan Mulan Jameela sebagai Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra.

Selain Mulan, ada 10 pihak lainnya yang digugat. Yakni, Nuraina, Pontjo Prayogo SP, Adnani Taufiq, Adam Muhamad, Siti Jamaliah, Sugiono, Khaterine A OE, dr. Irene, Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya, Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra.

Penggugat adalah tiga mantan calon anggota legislatif dari Partai Gerindra, yaitu Fahrul Rozi, Sigit Ibnugroho Saraspromo, dan Yusid Toyib.

“Jadwal sidangnya Kamis tanggal 3 Oktober. Jadi ada perkara yang diajukan kader Gerindra mengenai caleg. Pertama Sigit Ibnugroho Sarasprono, ada lagi namanya Yusid Toyib, lalu Fahrul Rozi. Intinya keberatan terhadap keputusan Dewan Pimpinan Pusat Gerindra,” ujar Humas PN Jaksel Achmad Guntur, Kamis.

“(Sidang) sesuai dengan nomor perkaranya. Jadi ini akan ditangani hakim masing-masing. Ada tiga majelis karena perkara,” kata Guntur.

Dalam petitum atau permohonannya, Sigit meminta hakim untuk menyatakan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan nomor perkara : 520/Pdt.Sus.Parpol/2019/PN.Jkt.Sel tidak sah dan tidak berkekuatan hukum. Sigit juga meminta supaya hakim menetapkannya sebagai caleg terpilih di Dapil Jawa Tengah 1.

Selain gugatan kepada Mulan cs, Sigit juga menggugat surat keputusan pemecatan dirinya oleh Majelis Kehormatan Partai Gerindra.

“Intinya gugatan ini sama, keberatan terhadap ke putusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra sehubungan dengan penetapan calon anggota legislatif itu,” ucap Guntur.

Sebelumnya, sejumlah kader Gerindra, termasuk Mulan, membawa sengketa internal ke PN Jaksel. Mereka meminta pengadilan untuk menetapkan hak bagi DPP Partai Gerindra dan KPU untuk menetapkan mereka sebagai caleg terpilih karena ada caleg yang sudah dipecat partai dan tak memenuhi syarat. Di antaranya adalah Sigit, Ervin, dan Fahrul.

PN Jaksel pun memutus Gerindra dan KPU harus menetapkan penggugat menjadi caleg terpilih. Gerindra kemudian mengirim surat ke KPU. Surat Gerindra dan putusan PN Jaksel itu ditindaklanjuti Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI lewat surat dengan Nomor 1341/PL.01.09-Kpt/06/KPU/IX/2019 yang ditetapkan pada 16 September 2019. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close