Nasional

Hari Buruh, Jokowi Pilih Beraktivitas di Bogor

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Presiden Joko Widodo dipastikan tetap beraktivitas seperti biasa pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) hari ini (1/5/2018). Namun Jokowi tidak akan berkegiatan di Istana Merdeka, Jakarta, melainkan di Istana Bogor.

Aktivitas Presiden Jokowi di Istana Bogor yang bertepatan dengan Hari Buruh Internasional adalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Bogor mengenai Islam Wasathiyah yang dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB.

Kegiatan itu akan dihadiri 100 ulama dan cendekiawan muslim dari berbagai negara termasuk Indonesia.

“Dari Inggris, dari Amerika, dari Kanada, Australia. Bahkan Presiden dari komunitas Jepang, Presiden dari Korean Muslim Federation, bahkan Presiden CIA (China Islam Association) datang,” jelas Staf Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban, Din Syamsuddin di Jakarta, Senin, (30/4).

Diharapkan dari KTT Bogor ini nantinya, disimpulkan kesepakatan-kesepakatan tentang cara hidup Islam yang wasathiyah. Menurutnya, ini bisa menjadi solusi dalam problem peradaban dunia saat ini.

“Kami akan keluar dengan satu pesan tersebut, Bogor message,” katanya.

KTT Bogor juga diharapkan bisa memberi pesan kepada umat Islam tentang pentingnya pemahaman Islam yang wasathiyah. Yakni Islam yang memberi jalan tengah, tidak gampang mengkafirkan orang, tetapi memberi solusi dan mengedepankan musyawarah dalam setiap penyelesaian masalahnya.

“Jangan terjebak dalam radikalisme, fundamentalisme, ekstrimisme. Tapi marilah kita kembali ke sebuah wawasan yang sentral dalam Islam dan keluar kita ingin usulkan kepada dunia wasathiah Islam dapat dipertimbangkan untuk menjadi solusi bagi krisis peradaban dunia dewasa ini,” paparnya.

Untuk diketahui, puluhan ribu orang akan melakukan aksi demo di depan Istana Merdeka, Jakarta saat peringatan Hari Buruh 1 Mei 2018. Salah satu yang menjadi sorotan terkait Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 tahun 2018 tentang tenaga kerja asing (TKA).

KOMENTAR
Tags
Show More
Close