Ekonomi

Harga Emas Antam Hari ini Merosot Rp18.000/gram

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari Rabu ini (3/6/2020) turun 1,86% atau sebesar Rp 18.000 menjadi Rp 846.120/gram dari perdagangan Selasa kemarin di level Rp 862.120/gram.

Sebelumnya pada perdagangan Selasa kemarin, harga emas Antam naik 0,70% sebesar Rp 6.000 dari posisi harga Sabtu yakni Rp 856.120/gram.

Berdasarkan pencatatan data harga Logam Mulia di gerai Jakarta Gedung Antam di situs logammulia milik Antam hari ini, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram turun 1,86% berada di Rp 84,612 juta dari harga kemarin Rp 86,212 juta per batang.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Adapun khusus harga 1 gram emas Antam hari Rabu ini (3/6/2020) turun Rp 16.000 menjadi Rp 904.000/gram setelah naik Rp 6.000 ke Rp 920.000/gram pada hari Selasa kemarin.

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga turun 2,67% atau Rp 22.000 ditetapkan pada Rp 801.000/gram, dari posisi kemarin Rp 823.000/gram. Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

Penurunan harga emas Antam seiring dengan koreksi harga emas dunia di pasar spot pada penutupan perdagangan hari Selasa kemarin (Rabu pagi waktu Indonesia) yang turun sebesar US$ 12,95 atau 0,75% menjadi US$ 1.727,05/troy ons, melansir dari Refinitiv.

Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman bulan Agustus ditutup turun US$ 16,60 atau 0,9% pada US$ 1.734,00/troy ons, melansir dari RTTNews.

Koreksi harga emas dunia kemarin terpicu oleh naiknya aset berisiko seperti ekuitas, dengan para pelaku pasar bertaruh pada harapan pembukaan kembali bisnis akan membantu mendorong pemulihan ekonomi.

“Ada kelanjutan optimisme dalam hal pembukaan kembali ekonomi, yang ditunjukkan dalam reli ekuitas yang sedang berlangsung. Di bawah tekanan itu, lumrah untuk emas bisa sedikit rentan,” kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, melansir dari CNBC Internasional.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close