Internasional

Hanggar Disulap Jadi Megabordil untuk Pekerja Seks

OSTEND, SENAYANPOST.com – Sebuah hanggar mangkrak di kota Belgia disulap menjadi megabordil yang diklaim jadi tempat aman bagi para pekerja seks.

Hanggar itu berlokasi di Kota Ostend. Rencananya, semua pekerja seks akan dipusatkan di hanggar tersebut layaknya “distrik lampu merah”.

Nantinya, megabordil itu akan dinamai sebagai “Hangar d’amour” dan akan dikelola oleh perusahaan yang sama yang mengelola 51 kamar tidur di Antwerp bernama Villa Tinto.

Selama ini, para pekerja seks di Belgia menyebar di sebuah distrik yang dikenal dengan nama Hazegras. Nantinya, mereka akan direlokasi ke hanggar dan Hazegras akan dibersihkan.

Di Belgia, prostitusi adalah kegiatan legal atau sah sejak 1995. Di negara itu, banyak properti disewakan untuk pekerjaan pemuas nafsu syahwat tersebut.

Sekitar 26.000 wanita diyakini bekerja di industri seks di Belgia. Dari jumlah itu, 80 persennya diduga menjadi korban perdagangan manusia atau dieksploitasi oleh geng.

Keputusan Kota Ostend itu ditentang kelompok nirlaba yang menganggapnya sebagai tindakan “kegilaan”.

Organisasi nirlaba, Oostendse Oosteroever, telah mengampanyekan agar bangunan hanggar yang mangkrak diubah menjadi museum.

Namun, wali kota setempat, Johan Vande Lanotte, mengatakan bahwa hanggar akan menjadi lingkungan yang lebih aman bagi pekerja seks.

“Para wanita akan masuk ke dalam kontrak sewa langsung dengan pemilik,” katanya. Langkah itu akan membuat para pekerja seks terbebas dari perantara atau geng yang memanfaatkan mereka.

“Kondisinya akan lebih baik, dan sektor ini akan dimurnikan. Pelanggaran akan dikesampingkan atau tentu saja terbatas,” katanya, dikutip Daily Mirror, Jumat (22/6/2018).

“Juga akan ada pusat kesehatan, meja informasi, dan ruang untuk polisi,” ujarnya. Lantaran hanggar tersebut berstatus bangunan yang dilindungi, eksterior bangunan tidak dapat diubah. (WW)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close