Hukum

Hakim Tolak Eksepsi Bahar bin Smith

BANDUNG, SENAYANPOST.com – Majelis hakim menolak nota keberatan atau eksepsi Bahar bin Smith atas dakwaan tindak pidana penganiayaan dua remaja. Sidang akan tetap berlanjut dengan pemeriksaan saksi.

“Mengadili, menolak eksepsi dari penasihat hukum terdakwa tersebut,” kata ketua majelis hakim Edison Muhammad dalam sidang putusan sela di Gedung Arsip dan Perpustakaan, Kota Bandung, Kamis (21/3/2019) dikutip dari detikcom.

Dalam amar putusan selanya, majelis hakim juga menerima surat dakwaan yang dibuat oleh tim jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Cibinong. Dakwaan jaksa, menurut hakim, memenuhi syarat untuk melanjutkan persidangan ke pemeriksaan saksi.

“Memerintahkan jaksa penuntut umum untuk melakukan pemeriksaan terhadap perkara terdakwa,” kata Edison.

Dengan demikian, sidang pun akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi. Jaksa akan menghadirkan 2 orang saksi untuk sidang selanjutnya yang rencananya digelar pada 28 Maret 2019.

Habib Bahar didakwa melakukan penganiayaan terhadap dua remaja Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi. Dakwaan jaksa telah menguraikan detail aksi penganiayaan yang dilakukan Bahar.

Dalam dakwaan, Bahar dijerat pasal berlapis yakni Pasal 333 ayat 1 dan/atau Pasal 170 ayat 2 dan/atau Pasal 351 ayat 1 juncto Pasal 55 KUHP. Jaksa juga mendakwa Habib Bahar dengan Pasal 80 ayat (2) jo Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close