Nasional

Hadiri Halal Bihalal Warga Jaya, Hendropriyono Gelorakan Peran Nyata Pemuda

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Organisasi Warga Jaya Indonesia (WJI) menggelar acara halal bihalal di Gedung Sekar Wijaya Kusuma, Cipayung Jakarta Timur, Jumat (6/7/2018). Hadir Ketua Umum Warga Jaya Prof Dr. AM. Hendropriyono dan penasihat Warga Jaya Abdul Gafur. serta para Ketua DPP Warga Jaya.

Masih dalam suasana yang fitri penuh keakraban, Hendropriyono menyalami para undangan yang turut hadir dalam acara yang dilaksanakan cukup singkat ini.

Senyum dan sapa terpancar dari setiap undangan yang hadir. Hal ini merupakan tradisi yang digelar setiap tahunnya untuk menjaga silaturrahmi serta merupakan cerminan negara yang mayoritas penduduknya muslim.

Warga Jaya merupakan organisasi masyarakat binaan Kodam Jaya/Jayakarta yang dibentuk semasa Kodam Jaya/Jayakarta dipimpin oleh Amir Mahmud.

Kini tongkat kepemimpinan dipegang oleh Hendropriyono. Soal jabatannya tersebut, tokoh intelijen ini mengaku menerima sebagai bentuk tanggung jawab dan kewajiban moril.

“Dulu sewaktu saya menjadi Pangdam Jaya, saya yang melantik Pak Abdul Gafur sebagai Ketua. Nah, kini sekarang saya yang dilantik,” tuturnya.

Hendropriyono menyinggung saat menjabat Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) mengemban tugas berat karena harus mengantarkan partai lolos menjadi peserta pemiliu 2019.

Namun, setelah lolos justru dirinya mengundurkan diri dari posisi Ketum. Meski begitu, lanjutnya, bukan berarti ia sama sekali lepas dari kancah politik, sebab kini disibukkan lagi mengurusi Warga Jaya Indonesia.

Hendropriyono menambahkan bahwa langkah yang akan dilakukan di bawah kepimpinannya adalah melakukan konsolidasi organisasi, menata, dan menyusun kembali struktur kepengurusan.

Dia ingin agar Warga Jaya membentuk beberapa struktur dewan organisasi. Di antaranya, dewan penasihat, dewan pembina, dewan pakar, dan mahkamah organisasi.

“Khusus mahkamah organisasi ini diharapkan jika ada masalah bisa segera diselesaikan,” ucapnya.

Untuk formatur kepengurusan di tingkat pusat, dia bersama senior yang lain akan mendorong tunas-tunas muda lebih banyak ambil bagian. Anak-anak muda yang punya banyak waktu semangat tinggi, komitmen kebangsaan dan profesional.

“Tanpa empat poin itu, maka manajemen apa pun pasti akan lambat,” ujarnya.

“Kita perlu cepat, sebab kedepan tahun 2019 tahun penentuan. Makanya saya mengajak semua, singsingkan lengan baju, rawe-rawe rantas malang-malang putung, bersama berperan membenahi keadaan bangsa,” pungkasnya.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close