Hadiah Kemerdekaan dari Greysia/Apriyani

Hadiah Kemerdekaan dari Greysia/Apriyani
Pasangan Greysia Polii-Apriyani Rahayu. (foto-bbc)

Oleh: Imas Senopati

BUNG KARNO mempersatukan bangsa kita melalui pidato yang menggelegar, menggugah semangat  membulatkan tekad untuk Indonesia merdeka dan berdaulat. Banyak bangsa  dipersatukan ketika menghadapi musuh bersama, common enemy berupa bangsa lain yang mencoba mengganggu kedaulatan. 

Ideologi umumnya juga menjadi alat pemersatu yang ampuh. Tapi sebaliknya bisa juga membuat bangsa menjadi rapuh. Seperti yang dialami Uni Soviet beberapa tahun yang lalu.

Ketika bangsa Indonesia diporakporandakan pandemi Covid-19. Di saat merebaknya  pro-kontra terhadap berbagai kebijakan pemerintah, dua gadis lugu dari Indonesia timur berjuang keras di ajang kompetisi dunia, Olimpiade Tokyo 2020. 

Doa tulus segenap  anak  bangsa, menyemangati laga final bulu tangkis. Jutaan pasang mata menyaksikan detik demi detik di televisi. Pada akhirnya pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil merenggut medali emas di laga penentuan itu.

"Alhamdulillah, puji Tuhan," dan entah masih banyak lagi ucapan syukur terucap langsung, lonjakan kegembiraan terlihat lewat wajah-wajah sumringah kia semua. 

Media massa dan media sosial penuh sesak dengan puja-puji. Lupakan impitan dan deraan Covid, lupakan derita mereka yang susah mencari makan, lupakan perbedaan ras, agama, suku bangsa. 

Kita semua bersatu mendukung perjuangan di laga yang mendebarkan. Pejabat, artis, pengusaha, petani, dan komponen bangsa lainnya memiliki perasaan yang sama. Presiden Joko Widodo pun menyempatkan diri mengucapkan selamat dan berdialog melalui  video call. Kita dipersatukan dalam kegembiraan dan kepuasan atas nama bangsa Indonesia.

Momentumnya pun sangat tepat. Di awal Bulan Kemerdekaan, di saat kita bersiap memperingati HUT ke-76 Kemerdekaan RI. Ya, medali emas Greysia/Apriyani adalah persembahan dan hadiah terindah untuk Kemerdekaan RI. Wajar kemudian hadiah untuk kedua gadis  pahlawan olahraga itu deras mengalir. Dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, perusahan, organisai olah raga, perorangan, dan lainnya.  Menyatunya kebanggaan, kelegaan, dan kegembiraan.  Sangatlah proporsional. 

Banyak hal dapat dipetik dari sukses Greysia/Apriyani. Bahwa prestasi olah raga dapat mempersatukan bangsa. Bahwa semua anak bangsa dapat memberikan sumbangsih untuk negerinya. Bahwa kita seringkali hanya menikmati hasil dengan melupakan proses. 

Kisah dua gadis itu bukanlah jatuh dari langit, tapi melalui proses panjang dan perjuangan keras, mulai menekuni bulu tangkis sejak kecil dengan peralatan seadanya, pontang-panting tak kenal lelah. Mereka berdua berasal dari keluarga susah tapi sadar semuanya perlu pengorbanan.

Dari kisah perjalannya, Greysia dan Apriyani juga diharapkan menginspirasi generasi muda. Bahwa anak-anak muda sejak awal mesti tak ragu menentuksn pilihan masa depannya. Keuletan dan kemandirian menjadi kunci utama. 

Kesabaran menggeluti profesi akan membuahkan hasil prima. Banyak jalan untuk mengharumkan nama bangsa. Seperti telah ditunjukkan Greysia dan Apriyani. Merdeka dalam menggapai cita-cita.

Merdeka!