Habis WannaCry Terbitlah Petya

09:45
268
YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com - Belum sampai dua bulan semenjak terjadinya serangan ransomware WannaCry yang menginfeksi ratusan ribu komputer, kini muncul se

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Belum sampai dua bulan semenjak terjadinya serangan ransomware WannaCry yang menginfeksi ratusan ribu komputer, kini muncul serangan baru yang tidak kalah menghebohkan.

Ransomware lainnya yang disebut Petya  dilaporkan juga menyerang ratusan ribu komputer berjaringan.

Pakar forensika digital Universitas Islam Indonesia (UII), Yudi Prayudi, Kamis (29/6/2017) mengemukakan, varian baru ransomware Petya ini terus bermunculan dengan cepat diantaranya yang dikenal dengan nama Petrawp.

“Varian ransomware Petwrap ini  menyebar dengan cepat dengan bantuan kerentanan  Windows SMBv1 yang sama dengan ransomware WannaCry,” kata Kepala Pusat Studi Forensika Digital UII ogyakarta itu.

Ditemui di kampusnya, di Jl Kaliurang Km14 Yogyakarta, Yudi mengemukakan,  beberapa hari sebelum  munculnya Petya, para analis keamanan komputer sebenarnya masih disibukkan dengan  pembahasan seputar varian baru dari WannaCry yang menyerang sejumlah perusahaan  otomatif Honda Motor serta menyerang sejumlah sistem kamera lalu lintas di negara Jepang dan Australia.

Ternyata, lanjutnysla, sebuah serangan ransomware baru yang mirip dengan WannaCry diketahui telah  menyebar dari wilayah Eropa ke Amerika Serikat dan Amerika Selatan.

Ia mengemukakan, konsentrasi awal penyebaran Petya ini banyak terdeteksi dari wilayah Rusia dan Ukrainia. Data sementara dari sejumlah analis keamanan komputer, jelasnya,  menunjukkan lebih dari 2000 komputer yang berasal dari sekitar 80 perusahaan di Rusia dan Ukraina telah terinfeksi ransomware Petya sejak hari Selasa  (27/6/2017).

“Sebagaimana WannaCry, komputer yang terinfeksi oleh Petya ini akan terkunci file-filenya sehingga tidak bisa digunakan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Sementara untuk membuka kuncinya agar file-filenya dapat diakses kembali, imbuhnya, diperlukan tebusan sebesar US$ 300 dalam crypto currency bitcoins. Bila WannaCry menelan korban utama adalah infrastruktur layanan kesehatan dari Britain’s  National Health Service (NHS), maka Petya telah menelan korban dari sejumlah operator pelabuhan di New York, Rotterdam dan Argentina, termasuk juga sistem pemerintahan di  Kiev, serta sejumlah perusahaan besar seperti Rosneft, Maersk, WPP Plc. Bahkan infeksi

Petya, tegasnya,  telah memaksa operator fasilitas nuklir Chernobyl untuk menjalan prosedur manual dalam menjalankan aktivitas di lingkungan fasilitas nuklir Chernobyl.

Comments

comments