Lintas Daerah

Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava Pijar

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com — Guguran lava pijar yang dikeluarkan dari perut Gunung Merapi melalui kawahnya teramati terjadi pada Minggu (13/1/2019) dini hari sekitar pukul 02.34 WIB dengan jarak luncur maksimal 400 meter mengarah ke hulu Sungai Gendol.

Dalam laporan aktivitas Gunung Merapi selama enam jam Minggu (13/1/2019) pukul 00.00 – 06.00 WIB, petugas pengamat Gunung Merapi, Heru Suparwoko menjelaskan selama enam jam itu pula kegempaan tercatat sejumlah 20 kali dengan amplitudo berkisar 2.5-25 mm dan durasi 8.6-40.2 detik.

Teramati pula, cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah timur dan tenggara. Suhu udara 18.2-21 °C, kelembaban udara 75-87 %, dan tekanan udara 837-917.6 mmHg. Volume curah hujan 7.5 mm per hari.

Sementara aktivitas Gunung Merapi selama 24 jam pada Sabtu (12/1/2019) dari pukul 00.00 hingga 24.00, teramati cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur laut, timur, tenggara, barat daya, barat, dan barat laut. Suhu udara 18.4-30.8 °C, kelembaban udara 54-95 %, dan tekanan udara 837-945.3 mmHg. Volume curah hujan 1 mm per hari.

“Secara visual Gunung Merapi terlihat jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 20 m di atas puncak kawah,” kata Heru Suparwoko.

Ia menambahkan guguran lava pijar sebanyak sembilan kali ke arah tenggara tujuh kali dan ke arah timur laut dua kali dengan jarak luncur antara 50 -1700 m.

“Guguran lava pijar ini teramati empat kali mengarah ke hulu Sungai Gendol dengan jarak luncur maksimum 1500 mt pk.21.16,” ujarnya.

Sedangkan kegempaan selama 24 jam itu terjadi gempa guguran 50 kali, hembusan tiga kali, low frequency, tektonik lokal, dan vulkanik dangkal terpantau masing-masing satu kali sedangkan tektonik jauh sebanyak dua kali.

Heru menambahkan, juga terjadi hujan abu tipis di Stabelan, Desa Tlogolele, Boyolali dan Babadan, Desa Paten, Kabupaten Magelang.

Menghadapi hal ini masyarakat agar tidak terpancing isu isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah.frekuensi 165.075 Mhz. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close