Lintas Daerah

Gunung Anak Krakatau Masih Keluarkan Lava Pijar

LAMPUNG, SENAYANPOST.com – Gunung Anak Krakatau (GAK) diperairan Selat Sunda Lampung Selatan, sejak Senin (8/10) hingga Selasa (9/10/2018) dini hari terpantau masih terjadi kegempaan dan meletus hingga mengeluarkan lava pijar.

“Suara dentuman dan getaran dengan intensitas lemah hingga kuat dirasakan di Pos PGA,” kata Kepala Pos Pantau Gunung Api Anak Krakatau di Desa Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Andi Suwardi, Selasa (9/10/2018).

Ia mengatakan, visual pada malam hari teramati melalui CCTV sinar api dan guguran lava pijar keluar dari kawah gunung api setinggi 338 meter dari permukaan laut (mdpl). Aliran lava pijar menuju ke Selatan. Kemudian, lontaran pijar setinggi lk 100-200m ke segala arah. Ombak laut tenang.

Walaupun demikian, Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana dan Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau tetap merekomensasikan larangan kepada masyarakat maupun wisatawan mendekat dalam radius 2 km dari gunung api aktif itu.

“Larangan ini untuk mengantisipasi hal-hal yang merugikan masyarakat nelayan maupun wisatawan, mengingat gunung yang berada di tengah laut sebelah selatan perairan selat sunda itu aktivitasnya masih terbilang tinggi,” ujarnya.

Andi menyebut, aktivitas gunung api itu terjadi letusan sebanyak 101 kali dengan Amplitudo 30-48 mm dan Durasi 53-162 detik. Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 3-52 mm (dominan 45 mm).

Untuk letusan periode kemarin lebih sedikit dibandingkan sebelumnya yang mencapai 397 kali dengan amplitudo 40-47 mm dan durasi 37-177 detik disertai gempa tremor menerus Amplitudo 3-35 Dominan 20 mm.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close