Lintas Daerah

Gudang Penyimpan Ribuan Ton Limbah B3 di Jombang Digerebek

JOMBANG, SENAYANPOST.com – Sebanyak empat gudang yang diduga sebagai tempat pengolahan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) digerebek petugas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Selasa (8/5/2018).

Empat gudang tersebut berada di Kecamatan Jogoroto, Kesamben, dan Sumobito. Dari empat gudang tersebut petugas menemukan ribuan ton limbah bekas aluminium atau slag. Selanjutnya, seluruh gudang tersebut disegel. Yakni dengan memasang tanda larangan melintas.

“Ada empat gudang yang kami segel. Yakni di Kecamatan Jogoroto, Kesamben dan Sumobito. Ada ribuan ton limbah B3 di empat lokasi itu,” kata Heru Sutopo, salah satu penyidik Kementerian LHK.

Heru menjelaskan, usai melakukan penyegelan, pihaknya meminta keterangan kepada sejumlah saksi. Namun demikian, Heru belum membeber siapa pemilik empat gudang yang diduga sebagai tempat pengolahan limbah B3 tersebut.

Dia hanya mengatakan, jika terbukti, pemilik bisa dijerat Undang-undang Pengelolaan Lingkungan Hidup, ancamannya hukuman penjara 3 tahun dan denda Rp 3 miliar.

Keberadaan limbah B3 atau bekas pengolahan aluminium di Jombang cukup meresahkan. Limbah berupa serbuk itu dibuang di sembarang tempat. Mulai digunakan untuk tanggul sungai, hingga digunakan untuk pengurukan jalan.

Padahal, limbah yang dikemas dalam karung tersebut baunya cukup menyengat. Selain itu juga pedih di mata. Kondisi paling parah berada di Kecamatan Sumobito.

Karena di kawasan tersebut merupakan sentra pengolahan alumunium sejak 1970-an. Selebihnya, berada di Kecamatan Kesamben dan Jogoroto. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close