Otomotif

Gubernur Khofifah Pesan Mobil Esemka Seharga Rp300 Juta

SURABAYA, SENAYANPOST.com – PT Solo Manufaktur Jawa Tengah segera memproduksi mobil Esemka secara massal.

Beberapa pejabat antusias untuk membelinya. Salah satunya ialah Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa. Khofifak mengaku siap inden alias mengantre untuk memesan mobil kebanggaan dalam negeri ini.

Gubernur kelahiran Surabaya ini mengaku sudah memesan Esemka sejak jauh-jauh hari. Yaitu sejak pertama kali diluncurkan.

“Iya aku sudah memesan sejak pertama kali di-launching,” ujar Khofifah.

Terkait harganya, mantan Menteri Sosial ini harus merogoh kocek sekitar Rp300 juta. Gubernur perempuan pertama di Jatim ini rencananya memakai mobil Esemka untuk keperluan pribadi, bukan atas nama pemerintah provinsi (pemprov).

“Untuk pribadi, harganya sekitar Rp 300 juta,” imbuhnya.

Khofifah menyebutkan, untuk mendapatkan Esemka harus inden terlebih dahulu. Selain dirinya , rupanya ada pula beberapa menteri yang kepincut untuk memesan Esemka.

Dengan nyaman, Khofifah menyempatkan duduk di kursi kemudi mobil Esemka jenis Passenger Car Garuda. Setelah Kofifah mengambil duduk, secara bergantian beberapa kepala daerah di Jatim duduk di kursi belakang.

“Tadi sudah tak coba (sewaktu launcing Hari Jadi ke-74 Provinsi Jawa Timur, Red). Masih inden. Banyak juga kok teman-teman menteri yang inden,” tuturnya.

Selain itu, perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU ini sempat melihat mobil jenis komersial pikap Bima yang juga produksi PT Solo Manufaktur Kreasi Jawa Tengah. Khofifah juga menyaksikan langsung uji coba pikap Bima.

“Meski Esemka ini ada di luar Jatim, namun pengembangan sektor otomotif bisa dikembangkan ke sini. Seperti diproduksi di beberapa kawasan industri di Jatim,” lanjut Khofifah.

Sudah ada pembicaraan mengenai pembangunan industri mobil Esemka di Jatim. Lokasinya kemungkinan berada di Malang.

“Mungkin kalau Esemka saya dengar sudah koordinasi dengan Malang. Kemungkinan akan investasi di Malang,” pungkas alumnus Universitas Airlangga tersebut.

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close