Lintas Daerah

Gubernur Khofifah Akui Ada 10 Daerah Termiskin di Jatim

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Tingkat kemiskinan di pedesaan masih akut di Jatim. Karenanya, dibutuhkan intervensi dari pemerintah dan pihak terkait untuk ikut menurunkan tingkat kemiskinan tersebut. “Best practice tentang penurunan kemiskinan yang pernah dilakukan oleh USAID diharapkan bisa diterapkan di Jatim.

Hal itu ditegaskan,Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menerima audiensi Direktur USAID di Indonesia Erin E. Mckee di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (21/3/2019).

Menurut Gubernur Khofifah, dirinya berharap Badan Pembangunan internasional AS (USAID) di Indonesia memberi dukungan pada 10 daerah termiskin di Jatim. Sesuai data yang ada 10 lokasi di Jatim yang masuk kategori miskin antara lain Sampang, Bangkalan,Situbondo, Bondowoso dan Kab. Malang selatan.

“Kami ingin 10 daerah yang tingkat kemiskinannya masih tinggi bisa mendapat support dari USAID dalam hal apa saja, baik sektor kesehatan, pendidikan, tenaga kerja serta air bersih,” urai Khofifah sapaan akrab Gubernur Jatim.

Ditambahkan, ketika kemiskinan di Jatim masih tinggi maka nilai indeks pembangunan manusia (IPM) juga pasti rendah. Apalagi, salah satu penyebabnya yakni pendidikan rata-rata lama sekolah di Jatim masih 7,34. Hal ini berarti anak-anak di Jatim rata-rata saat pendidikan SMP banyak yang drop out/DO.

“Kami ingin menaikkan IPM di Jatim, oleh sebab itu kami memberi perhatian lebih pada kualitas dan kuantitas layanan pendidikan yang ada,” terang Gubernur perempuan pertama di Jatim ini. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close