Ekonomi

Gubernur Jatim Minta Pengusaha Turunkan Harga Bahan Pokok

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Gubernur Jatim Soekarwo mengharapkan kepada para pelaku usaha, produsen, dan distributor di Jawa Timur dapat menurunkan harga bahan pokok selama bulan ramadhan hingga lebaran nanti. Dengan demikian pada periode waktu dapat terjadi deflasi.

“Saya percaya semua pihak bisa mewujudkan deflasi pada bulan ramadhan hingga lebaran. Situasinya jadi tidak bagus kalau puasa dan lebaran inflasi tinggi,” harap Gubernur Jatim Soekarwo, Kamis (10/5/2018).

Kondisi tersebut dapat terwujud, lanjut Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim ini, apabila terdapat komitmen para pengusaha, ketersediaan bahan pokok yang cukup, dan Forkompinda dapat menjaga situasi damai.

Dengan kondisi seperti ini, semua pihak diminta untuk tidak menaikkan harga bahan pokok. Forkopimda melalui Polda Jatim dan Kodam V/Brawijaya akan bertindak tegas untuk menangani para pengusaha mempermainkan harga bahan pokok.

“Memang demand terhadap bahan pokok naik 10 persen untuk hari raya dan puasa, tetapi jumlah orangnya sama. Tinggal Kapolda dan Pangdam membantu memantau kepatuhan pengusaha dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok,” ujarnya.

Pakde Karwo menjelaskan beberapa komoditi bahan pokok yang menyumbang inflasi. Diantaranya beras, daging, ayam, telor, dan cabai. Komoditi tersebut ketersediaan stoknya aman dan harga mengalami penurunan.

Mengenai stok beras, jelasnya, kondisinya masih sangat cukup di Jatim. Panen beras pada Bulan Maret-April sekitar 2,6 juta ton setara beras, sedangkan dalam setahun Jatim surplus 5,1 juta ton beras.

Sedangkan stok beras di Bulog Divre Jatim saat ini, telah tersedia sebanyak 225 ribu ton. Untuk harga beras IR 64 dan bengawan cenderung turun. (MU)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close